Untuk memastikan kelancaran suplai listrik, MCTN sebagai anak perusahaan PLN menyiapkan fasilitas ekstra berupa converter yang berfungsi mengubah frekuensi dari standar 50 Hertz (Hz) menjadi 60 Hz sesuai kebutuhan PHR.
Baca Juga: 10 Tips Wajib untuk Traveler Pemula: Cara Dapatkan Foto Keren Hanya dengan Kamera HP
Selain itu, PLN juga akan menghadirkan fasilitas pasokan listrik dari jaringan Sumatra dengan dukungan converter berkapasitas total 175 MW (210 MVA). Fasilitas ini mencakup sambungan tegangan tinggi sebesar 150 MW (180 MVA) dan tegangan menengah sebesar 25 MW (30 MVA).
“PLN berkomitmen untuk bersinergi dan menyediakan suplai listrik andal, menjawab kebutuhan PHR saat ini maupun di masa depan.
"Keandalan listrik di WK Rokan akan menjaga kesinambungan produksi energi nasional yang hasilnya kembali untuk masyarakat, mulai dari penerimaan negara hingga dukungan bagi pembangunan.
Baca Juga: Pertamina Lubricants Bawa Sekolah Binaan Tampil di Panggung Mode Inklusif “Karya Setara”
"Dengan begitu, pelanggan PLN di seluruh Indonesia dapat terus merasakan manfaat dari energi yang andal, bersih, dan berkelanjutan.
"Langkah ini sekaligus memperkuat kolaborasi strategis antarperusahaan BUMN demi ketahanan energi nasional dan kesejahteraan rakyat,” tutup Adi. ***