Dampak kebermanfaatan masyarakat juga dirasakan masyarakat setempat. I Gede Sudi Arcana, Lurah Peguyangan, menyebutkan inovasi ini berhasil menekan biaya operasional hingga Rp700 ribu per bulan dan meningkatkan produksi padi organik sebesar 2,3 kali lipat, dari 5,1 ton/ha menjadi 7,5 ton/ha.
Baca Juga: Transaksi Digital Nasabah BRI Capai 99,1 Persen dari Total Transaksi
“Kini lima hektar sawah padi organik dikelola berkelanjutan dengan omzet Rp476 juta per tahun,” ungkap Arcana.
Dengan tambahan kapasitas PLTS dan peralatan tani bertenaga surya, penghasilan petani diproyeksikan naik 20% menjadi Rp574 juta per tahun.
Capaian ini menandai Uma Palak Lestari siap menuju kemandirian energi dan ekonomi.
Program Desa Energi Berdikari merupakan wujud nyata komitmen Pertamina dalam mendukung transisi energi sekaligus pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya Tujuan 2 (Tanpa Kelaparan), Tujuan 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), serta Tujuan 13 (Penanganan Perubahan Iklim).***