rilis-bumn

Perkuat Energi Nasional, Kilang Balongan Kini Miliki Empat Tangki Baru

Senin, 29 September 2025 | 21:30 WIB
Kilang Balongan kini punya empat tangki baru berkapasitas 29 ribu m³, memperkuat ketahanan energi nasional!

KPI jelas Milla, merupakan salah satu wujud kiprah Pertamina memberi energi untuk Indonesia.

KPI memiliki peran menghasilkan produk BBM dan Non BBM sesuai dengan yang ditargetkan. Untuk itu, KPI terus memastikan keandalan kilangnya.

Baca Juga: Tarif Listrik Tak Berubah, Pemerintah Tegaskan Komitmen Jaga Daya Beli Masyarakat

Proyek tangki tersebut dimulai pada Agustus 2023 dan pertengahan tahun 2025 ini telah diselesaikan. Saat ini, tangki tersebut juga telah digunakan.  

"Pekerjaan pembangunan tangki ini juga menjadi salah satu kebanggaan KPI, karena mencatatkan pencapaian jam kerja selamat dari awal hingga 30 Juni 2025 di atas 1 juta jam kerjaaman.

"Seluruh tenaga kerja yang terlibat juga 100% adalah tenaga kerja dalam negeri," jelas Milla.

Baca Juga: Transaksi Digital Nasabah BRI Capai 99,1 Persen dari Total Transaksi

Selain itu, KPI menurut Milla mendukung pemakaian produk dalam negeri dalam proyek tersebut.

"Kami yakin, produk dalamnegeri memiliki kualitas yang memadai dalam industri migas. Penggunaan produk dalam negeri mencapai angka sekitar 58% dari target awal di angka 56%.

"Ini merupakan salah satu cara KPI memberikan efek multiplier kepada banyak pihak," imbuh Milla.

Baca Juga: 4 Gurun Pasir di Indonesia, Keindahan Hamparan Pasir yang Luas di Daerah Tropis

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso menambahkan, Pertamina melakukan berbagai langkah untuk memperkuat infrastruktur energi, termasuk tangki penyimpanan BBM yang baru saja dioperasikan PT Kilang Internasional Pertamina.

"Dengan beroperasinya infrastruktur energi tersebut, upaya Pertamina dalam memperkuat bisnis hilir dan berkontribusi dalam meningkatkan ketahanan pasokan BBM dalam negeri,"ucap Fadjar.

KPI merupakan anak perusahaan Pertamina yang menjalankan bisnis utama pengolahan minyak dan petrokimia sesuai dengan prinsip ESG (Environmental, Social & Governance).

Baca Juga: Hutama Karya Rampungkan Mega Proyek PLTU Jawa 9&10 Suralaya, Pasok Listrik hingga 15 Juta Rumah Tangga

Halaman:

Tags

Terkini