Kabar BUMN – Komitmen pemerintah melalui PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) untuk menyambungkan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dari Lampung hingga Aceh kian tampak. Hal ini menyusul dengan diraihnya kontrak baru proyek Jalan Tol Bayung Lencir - Tempino Jambi Seksi 3 yang akan dikerjakan oleh Hutama Karya bersama dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., dan PT Brantas Abipraya (Abipraya) atau disebut dengan KSO HK-Wika-Brantas.
Penandatanganan kontrak secara resmi dilaksanakan di Gedung Direktorat Jenderal Bina Marga, Jakarta pada hari ini, Rabu (17/5). Kegiatan ini ditandatangani secara langsung oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.3 Provinsi Jambi, Agung Ginanjar yang didampingi oleh Kepala Balai Pembangunan Jalan Nasional Jambi, Ibnu Kurniawan dan Executive Vice President (EVP) Divisi Sipil Umum, Ari Asmoko.
Penandatanganan kontrak disaksikan oleh Direktur Jalan Bebas Hambatan, Triono
Junoasmono, Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan, Wilan Oktavian, dan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol, Miftachul Munir. Turut hadir juga Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Marga, Ir Satrio Sugeng Prayitno, MM. dan Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol, Apri Artoto.
Baca Juga: Tinggal 1 Hari Lagi, Bank BRI Masih Buka 8 Lowongan Kerja di Rekrutmen Bersama BUMN, Cek Sekarang!
Dalam kegiatan tersebut turut pula hadir dan menyaksikan Direktur Utama Hutama Karya, Budi Harto, Direktur Operasi I Hutama Karya, Agung Fajarwanto, serta jajaran Direksi Wijaya Karya dan Direksi Brantas Abipraya selaku anggota dari kerjasama operasi.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam siaran virtual bersama Detik.com (16/5), mengatakan pembangunan jalan tol yang akan menghubungkan daerah Jambi ke Palembang hingga Lampung ini akan dikebut penyelesaiannya.
“Jalan tol pertama di Provinsi Jambi ini segera diselesaikan, insya allah 2024,” ujar Presiden Jokowi.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Tjahjo Purnomo mengatakan bahwa proyek jalan tol yang nantinya akan membentang sepanjang 15,4 km ini akan menambah panjang JTTS dan merupakan langkah awal kelanjutan pembangunan JTTS Tahap II.
Baca Juga: 11 Minuman yang Bagus untuk Menurunkan Berat Badan, Cocok Diminum Saat Diet
“Alhamdulillah, pelaksanaan tanda tangan kontrak senilai Rp 2,7 triliun merupakan tahapan awal dari pembangunan tahap II (JTTS). Selaku kontraktor dalam proyek ini, KSO HK-Wika-Brantas optimis dapat menyelesaikan pembangunan selama 12 bulan dengan tepat mutu, waktu, dan biaya,” terang Tjahjo.
Lebih lanjut, Tjahjo menambahkan bahwa setelah tanda tangan kontrak akan segera disusul dengan Ground Breaking dalam waktu dekat. Adapun sumber dukungan konstruksi proyek jalan tol Bayung Lencir - Tempino Seksi 3 ini diberikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan pembagian porsi antara lain, 60% milik Hutama Karya, 25% milik Wijaya Karya, dan 15% milik Brantas Abipraya.
PECAH TELUR, JTTS TAHAP II BERLANJUT
Jalan tol Betung - Tempino - Jambi dengan panjang keseluruhan yakni 169 km, nantinya dibangun secara bertahap dan dibagi menjadi 4 (empat) seksi meliputi Seksi Betung - Tungkal Jaya (61,55 km), Tungkal Jaya - Bayung Lencir (55,73 km), Bayung Lencir - Tempino (33,05 km), dan Tempino - Sp Ness (18,97 km).
Hutama Karya ditugaskan untuk menggarap sub bagian dari jalan tol seksi ayung Lencir - Tempino dengan panjang ruas 15,4 km. Hal ini juga merupakan wujud komitmen Hutama Karya dalam pemerataan infrastruktur yang sejalan dengan visi Pemerintah Indonesia khususnya wilayah Jambi.