Dalam kegiatan ini, hadir juga Project Director Seksi Sicincin-Padang dan Project Manager Proyek Jalan Tol Seksi Padang- Sicincin.
Adapun strategi lain dari sisi konstruksinya, pembangunan jalan tol Padang - Sicincin dimaksimalkan utamanya saat kondisi cuaca cerah. Jalan tol ini nantinya akan dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung dari segi struktur, seperti 24 main bridge, 21 box underpass, 2 gerbang tol, hingga 2 (dua)
rest area di km 23A dan 23B.
DIDUKUNG PEMERINTAH LEWAT PMN DAN SIAP MENJADI EPICENTRUM OF GROWTH DI SUMATERA
Dalam rangka mendorong pemerataan infrastruktur di seluruh Indonesia, pemerintah terus mengupayakan penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN). salah satu PSN yang memperoleh dukungan Penyertaan Modal Negara (PMN) adalah proyek jalan Tol Padang - Pekanbaru.
Koentjoro menambahkan penugasan pembangunan JTTS kepada Hutama Karya tidak lepas dari dukungan pemerintah dimana PMN yang diterima oleh Hutama Karya yang diberikan secara bertahap sejak tahun 2015 bernilai cukup besar.
“Pembangunan JTTS tahap I sekitar 957 km telah beroperasi sepanjang 596 km. Pada momen mudik lebaran kemarin, empat ruas baru difungsionalkan secara khusus untuk memperlancar konektivitas masyarakat, tercatat lebih dari tiga juta kendaraan yang melintas di JTTS,” tutupnya.
Baca Juga: Ada Tambahan Kuota dan Lowongan Kerja Baru di Rekrutmen Bersama BUMN 2023, Simak Daftarnya
Kebermanfaatan jalan tol JTTS ini akan dirasakan oleh masyarakat, khususnya dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi wilayah. Masyarakat akan merasakan kemudahan dalam mobilitas serta akses logistik.
Keseluruhan manfaat tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara menyeluruh. Melalui akselerasi pembangunan infrastruktur, akan hadir titik-titik baru pertumbuhan ekonomi di daerah.
Hal tersebut selaras dengan visi Indonesia dalam Keketuaan ASEAN 2023, yaitu Epicentrum of Growth. Melalui pembangunan infrastruktur yang masif, Indonesia semakin mengukuhkan perannya sebagai raksasa ekonomi ASEAN. Sehingga, terjalinnya hubungan perdagangan yang lebih baik dengan negara-negara anggota ASEAN adalah salah satu manfaat yang dapat dirasakan dari pembangunan infrastruktur nasional, salah satunya melalui JTTS.***