Makna Strategis bagi Indonesia
Predikat Homologasi Grade A menempatkan The Mandalika sejajar dengan sirkuit legendaris dunia seperti Mugello, Silverstone, Assen, dan Sepang.
Hal ini membawa arti penting bagi Indonesia, mulai dari jaminan keselamatan tertinggi bagi para pembalap, peningkatan kepercayaan dunia yang memperkuat posisi Mandalika sebagai pusat motorsport Asia Tenggara.
Hal ini memberikan dampak ekonomi yang diproyeksikan mendatangkan ratusan ribu penonton domestik maupun internasional, sekaligus mendongkrak pariwisata NTB dan Indonesia secara keseluruhan.
Baca Juga: Jangan Langsung Makan Buah Setelah Makan Berat, Ini Alasannya
Pernyataan dari MGPA
Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian tersebut.
“Homologasi Grade A dari FIM bukan sekedar sertifikasi teknis, melainkan pengakuan internasional bahwa The Mandalika telah mencapai standar tertinggi dunia balap motor."
Baca Juga: Hadiri Forum 50th ASCOPE Bangkok, Pertamina Tegaskan Komitmen Menuju Energi Bersih dan Terbarukan
"Kami di MGPA bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen penuh memastikan setiap detail lintasan, perangkat keselamatan, hingga operasional sesuai regulasi FIM. Dengan ini, kami siap menyambut para pembalap dan tim MotoGP dunia di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025.”
Menuju Akhir Pekan Balapan
Setelah lolos homologasi, perhatian kini difokuskan pada penyelesaian tahap akhir. Beberapa rekomendasi kecil dari FIM, seperti pembersihan pit line dan penyesuaian marking lintasan, segera dirampungkan sebelum balapan dimulai.
Baca Juga: Info Loker BUMN untuk Lulusan SMA, PT MUM Buka Posisi Security di Semarang
Pada hari yang sama, para pembalap juga menjalani sesi track familiarization dengan berjalan kaki mengelilingi lintasan untuk melihat detail perubahan, terutama di beberapa run-off area seperti exit T1, T5, T10, dan T13.