- Alertness (Kewaspadaan)
- Awareness (Kesadaran)
- Attitude (Perilaku)
- Anticipation (Antisipasi)
Baca Juga: Dibuka Loker Staf Keuangan dan Operasional di Semarang, Lamaran Dikirim ke PT MUM
Tak hanya teori, kegiatan ini juga menghadirkan sesi praktik langsung berkendara yang menitikberatkan pada penerapan teknik defensive riding di lapangan.
Salah satu peserta, Hammam Rafi Prayoga dari fungsi Corporate Secretary, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru dari kegiatan ini.
“Melalui coaching clinic ini saya banyak mendapatkan ilmu dan wawasan baru terkait kedisiplinan berkendara untuk meminimalisir potensi bahaya maupun risiko dalam berkendara,” ungkap Hammam.
Ia juga menambahkan pentingnya menjaga ketenangan saat berkendara dan selalu menggunakan helm demi keselamatan di jalan.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias baik dalam sesi teori maupun praktik.
Seluruh materi disampaikan selaras dengan kebijakan perusahaan serta peraturan lalu lintas nasional yang berlaku.
Baca Juga: Rekrutmen Nasional PLN 2025: Siapkan Talenta Unggul untuk Kawal Transisi Energi Nasional
Menutup kegiatan, Bagus Uji Widihartono berharap pelatihan ini dapat memperkuat komitmen seluruh insan PDC dalam menciptakan budaya berkendara yang aman.
“Setelah dilaksanakannya program Defensive Safety Driving and Riding Coaching Clinic ini, semoga praktik berkendara dengan aman dan selamat semakin membudaya di lingkungan PDC,” tutupnya.***