rilis-bumn

Garuda Indonesia Angkut Benda-benda Bersejarah Warisan Bangsa yang Disimpan di Belanda

Senin, 6 Oktober 2025 | 12:00 WIB
Maskapai nasional Garuda Indonesia mendukung proses pengembalian benda-benda bersejarah milik Indonesia yang disimpan di Belanda. (DOK. Garuda Indonesia)

Kabar BUMN - Penerbangan pesawat Garuda Indonesia GA-89, yang mendarat di Bandara International Soekarno-Hatta pada Kamis (30/9/2025) menandai tahap awal proses pengembalian benda-benda bersejarah milik Indonesia yang disimpan di Belanda.

Benda-benda yang direpatriasi melalui penerbangan Garuda Indonesia tersebut, antara lain ratusan buku dan naskah kuno, serta berbagai arsip dan dokumen lain yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Proses pengembalian benda-benda bersejarah ini merupakan bagian dari kesepakatan antara Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Raja Belanda Willem-Alexander saat kunjungan kerja Presiden ke Istana Huis ten Bosch, Den Haag, Belanda, pada 26 September 2025.

Baca Juga: The Mandalika Jadi Lautan Manusia, Pertamina Grand Prix or Indonesia 2025 Torehkan Sejarah Baru

Setibanya di Tanah Air, benda-benda tersebut langsung diserahterimakan kepada perwakilan Kedutaan Besar RI di Den Haag yang turut serta dalam penerbangan tersebut.

Direktur Utama Wamildan Tsani menyatakan, Garuda Indonesia merasa terhormat dapat berperan aktif untuk memulangkan benda-benda yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.

“Dengan standar kualitas layanan penerbangan terbaik yang senantiasa kami hadirkan di seluruh penerbangan Garuda Indonesia, benda bersejarah yang merupakan kekayaan bangsa tersebut kami tangani dengan penuh kehati-hatian sesuai prosedur yang berlaku," jelasnya.

Baca Juga: Lakukan Terobosan bagi Pelaku UMKM, BNI Xpora Raih Penghargaan SME Development Program of the Year

Setelah pemulangan tahap awal ini, Garuda Indonesia akan terus berkoordinasi dengan Tim Repatriasi Kementerian Kebudayaan RI dan pemangku kepentingan lain untuk dapat mendukung proses tahapan repatriasi selanjutnya.

Wamildan menambahkan, sebagai maskapai pembawa bendera bangsa, Garuda Indonesia telah berperan menjadi jembatan bagi hubungan politik, ekonomi, dan sosial Indonesia dan Belanda.

“Melalui partisipasi kami di proses repatriasi ini, Garuda Indonesia bertekad untuk terus mendukung bukan hanya konektivitas Indonesia dan Belanda, namun juga misi besar untuk makin mempererat hubungan antar-kedua negara,” tutup Wamildan.***

 

Tags

Terkini