rilis-bumn

Perluas Kiprah di Luar JTTS, HKI Garap Proyek Strategis Jalan Tol Bogor–Serpong via Parung

Senin, 6 Oktober 2025 | 15:00 WIB
HKI berpartisipasi dalam pengembangan Jalan Tol Bogor–Serpong (via Parung), bagian dari jaringan Jakarta Outer Ring Road (JORR) III. (Dok. HKI)

Kabar BUMN - PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) terus menunjukkan konsistensinya dalam menghadirkan konektivitas di Indonesia melalui pembangunan berbagai infrastruktur, khususnya jalan tol.

Setelah sukses berperan dalam proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), kini HKI memperluas kiprahnya ke luar Sumatera dengan berpartisipasi dalam pengembangan Jalan Tol Bogor–Serpong (via Parung) yang merupakan bagian dari jaringan Jakarta Outer Ring Road (JORR) III.

Dalam proyek ini, HKI bergabung sebagai anggota konsorsium Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Bogor Serpong Infra Selaras (BSIS) bersama PT Persada Utama Infra, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Baca Juga: Brantas Abipraya Raih Platinum Award di Ajang CSR–SDG–ESG Award VIII 2025, Tegaskan Komitmen pada Pembangunan Berkelanjutan

“Jalan tol Bogor–Serpong sepanjang 32 km ini terdiri dari empat seksi memiliki sejumlah titik akses keluar masuk tol seperti di Serpong, Rumpin, Patuat Nutug, Pondok Udik, dan Salabenda, yang semuanya terhubung ke jalan daerah.

"Terhubungnya akses tol ini dengan jalan daerah tentu akan memudahkan masyarakat dalam mobilitas, dengan percepatan waktu tempuh menjadi kurang lebih 45 menit.

"Pembangunan proyek jalan tol ini menggunakan skema pendanaan KPBU, yang merupakan kerja sama pemerintah dan badan usaha, di mana skema pembangunan ini dibiayai oleh konsorsium BUJT, dengan pengembalian melalui tarif jalan tol ini.

Baca Juga: Lebih dari Sekadar Pantai, Ancol Jadi Destinasi Prewedding Penuh Warna

"Skema pendanaan ini, sangat membantu pemerintah di dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur untuk masyarakat,” ujar Direktur Utama HKI, Aji Prasetyanti.

Proyek strategis ini dirancang sebagai jalur alternatif penting yang menghubungkan Bogor, Depok, dan Tangerang Selatan, sekaligus menjadi bagian dari sistem jaringan jalan tol untuk memperkuat konektivitas kawasan Jabodetabek.

Kehadiran tol ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional, mempercepat waktu tempuh perjalanan, serta menopang aktivitas di pusat-pusat ekonomi seperti kawasan industri, bisnis, dan destinasi wisata unggulan — termasuk Puncak, Bogor, dan wilayah sekitarnya di Tangerang Selatan serta Serpong.

Baca Juga: PTPN IV Regional III, Menyemai Pendidikan di Pelosok Riau Demi Wujudkan Generasi Emas 2045

Meski demikian, pembangunan jalan tol ini menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam proses pengadaan lahan yang diikuti tahap konstruksi.

Proses tersebut menjadi tantangan tersendiri karena trase jalan tol melewati wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi dan pemanfaatan lahan yang beragam.

Halaman:

Tags

Terkini