rilis-bumn

TJSL PTP EduPort: Wadah Mahasiswa Berinovasi di Dunia Kepelabuhanan

Selasa, 7 Oktober 2025 | 06:00 WIB
Bersama PTP Nonpetikemas, generasi muda belajar, berkreasi, dan menciptakan inovasi nyata di Terminal Kijing.

Kabar BUMN — PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) meluncurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk "PTP EduPort: Magang Berkarya dan Inovasi Bersama".

Program yang resmi dimulai di Pontianak pada Senin (6/10) ini menggandeng 15 mahasiswa dari Universitas Tanjungpura dan Universitas Muhammadiyah Pontianak.

Mereka berasal dari  jurusan teknik industri, mesin, elektro-informatika, kelautan, manajemen, hingga kesehatan masyarakat, mewakili generasi muda dengan semangat lintas bidang.

Baca Juga: Kurangi Gula, Tambah Sehat, Ini Deretan Manfaatnya yang Luar Biasa Bagi Tubuh

Selama satu bulan, para peserta akan menimba ilmu langsung di Terminal Kijing, pelabuhan modern kebanggaan Kalimantan Barat yang berperan penting dalam rantai pasok nasional.

Melalui kombinasi pembelajaran di kelas dan praktik lapangan, mahasiswa ditantang untuk merancang inovasi di lima tema utama.

Antara lain peningkatan produktivitas bongkar muat untuk curah cair, curah kering, dan general cargo; peningkatan standar HSSE; serta pengembangan energi terbarukan menuju greenport.

Baca Juga: Beli Tiket DAMRI di Indomaret Dapat Potongan Harga Rp10.000, Yuk Serbu Promonya

Terminal Kijing merupakan pelabuhan modern yang diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi Kalimantan Barat dan bagian penting dalam rantai pasok nasional.

Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani, menekankan bahwa program TJSL EduPort bukan merupakan program magang biasa tetapi merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pendidikan dan pengembangan SDM lokal.

Melalui program ini, para mahasiswa diajak untuk magang sekaligus merancang ide inovasi pengembangan Terminal Kijing yang dikelola PTP Nonpetikemas, sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan SDM lokal dan penerapan konsep Creating Shared Value (CSV) antara dunia pendidikan dan industri kepelabuhanan.

Baca Juga: Kuliner Lezat dari Filipina, Banyak Dipengaruhi Kuliner dari Negara Lain

“Hari ini PTP Nonpetikemas membuka program TJSL EduPort: Magang Berkarya dan Inovasi Bersama di Terminal Kijing. Terminal ini bukan hanya pelabuhan biasa, tetapi bagian dari Proyek Strategis Nasional yang mendukung hilirisasi industri, termasuk pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) oleh PT Borneo Alumina Indonesia.

"Selama ini, Indonesia masih mengimpor bahan baku untuk produksi aluminium. Dengan adanya SGAR dan dukungan logistik dari Terminal Kijing, kita berharap bisa memperkuat kemandirian industri nasional dan mendukung peningkatan perekonomian wilayah Kalimantan Barat,” jelas Indra.

Halaman:

Tags

Terkini