"Kami berkomitmen memperkuat sinergi dengan operator jalan tol seperti Jasa Marga untuk memastikan keselamatan lalu lintas, menjaga infrastruktur dari kerusakan akibat kendaraan ODOL, sekaligus mendorong pencapaian target Indonesia Emas 2045 melalui sistem transportasi yang lebih modern dan berkeselamatan,” tegas Agus.
Menanggapi hal tersebut, Jasa Marga juga menegaskan komitmennya terhadap pelaksanaan kebijakan Zero ODOL yang menjadi prioritas nasional.
Menurut perusahaan, persoalan ODOL bukan hanya isu hukum, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat dan keberlanjutan infrastruktur jalan tol.
Melalui kolaborasi erat dengan Ditjen Hubdat, Korlantas Polri, dan berbagai pemangku kepentingan terkait, Jasa Marga terus mendukung upaya pengendalian kendaraan ODOL di seluruh ruas jalan tol.
Baca Juga: PT Timah Tbk Tegaskan Komitmen Lawan Stunting Lewat Edukasi dan Pemberian Gizi di Karimun
Sebagai bentuk komitmen pada transformasi transportasi modern, Jasa Marga juga mengembangkan berbagai inovasi berbasis teknologi, seperti Weight In Motion di sejumlah ruas tol Jasa Marga Group, serta sistem monitoring lalu lintas real-time melalui Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC) yang terintegrasi dengan aplikasi Travoy.
Langkah-langkah ini mendukung terwujudnya lalu lintas yang adaptif, aman, dan ramah lingkungan, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.
Dengan dianugerahkannya Pin Emas Kapolri kepada Rivan A. Purwantono, Jasa Marga menegaskan peran strategisnya sebagai mitra utama pemerintah dalam membangun sistem transportasi jalan tol yang andal, selamat, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.***