rilis-bumn

Tangki Minyak Terbesar di Asia Tenggara Resmi Berdiri, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Rabu, 8 Oktober 2025 | 20:30 WIB
Dua tangki raksasa di Lawe-Lawe, Kalimantan Timur, resmi dibangun Kilang Pertamina Internasional. Berkapasitas 2 juta barel, simbol baru ketahanan energi nasional. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) telah menuntaskan pembangunan dua tangki raksasa di Lawe-Lawe, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Pembangunan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan inventori minyak mentah, sekaligus mendukung kesiapan operasional unit utama hasil proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan Lawe-Lawe.

Pjs. Corporate Secretary KPI, Milla Suciyani, menjelaskan bahwa dua tangki tersebut berlokasi di Lawe-Lawe, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Baca Juga: Tegaskan Komitmen Memperluas Cakupan Kerja, PLN EPI Rebranding Biomassa Jadi Bioenergi

"Tangki ini merupakan tangki terbesar di regional Asia Tenggara. 1 tangki memiliki kapasitas sebesar 1 juta barrel. Dengan pembangunan 2 tangki maka terdapat tambahan kemampuan inventori Kilang Balikpapan sebanyak 2 juta barrel," kata Milla.

Tangki raksasa tersebut memiliki diameter 110 meter dengan luas alas yang melebihi lapangan sepak bola dan hampir setara dengan 47 lapangan padel standar. Plat yang digunakan memiliki ketebalan 43 mm dengan total panjang pengelasan mencapai 20 km untuk satu tangki.

Keberadaan tangki ini berada di Terminal Lawe-Lawe yang memiliki fungsi vital sebagai tempat penyimpanan bahan baku minyak mentah sebelum dikirim ke Kilang Balikpapan untuk diproses.

Baca Juga: IHC RSPP Buktikan Komitmen Lingkungan dan Keselamatan Pasien Lewat Inovasi Green Hospital

"Di terminal ini terdapat tangki-tangki penyimpanan bahan baku minyak mentah sebelum dikirimkan ke Kilang Balikpapan untuk diolah," jelas Milla.

Untuk mendukung pengoperasian Terminal Lawe-Lawe, KPI juga mengaktifkan sistem dermaga terapung Single Point Mooring (SPM) yang menjadi jalur masuk minyak mentah.

Dalam proyek RDMP Balikpapan Lawe-Lawe, telah dipasang satu unit SPM baru yang mampu menampung kapal tanker hingga 320.000 DWT.

Baca Juga: Harga Tiket Masuk Heha Sky View Jogja Bulan Oktober 2025: Taman Langit dengan Spot Kekinian!

"Pengoperasian SPM baru ini akan meningkatkan fleksibilitas pengiriman minyak mentah, karena sebelumnya Kilang Balikpapan juga telah mengoperasikan SPM dengan kapasitas 150.000 DWT," kata Milla.

SPM tersebut terhubung ke Terminal Lawe-Lawe melalui pipa berdiameter 52 inci sepanjang sekitar 20,2 km, dengan 13,9 km di antaranya berada di laut dan sisanya di darat.

Halaman:

Tags

Terkini