rilis-bumn

Tangki Minyak Terbesar di Asia Tenggara Resmi Berdiri, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Rabu, 8 Oktober 2025 | 20:30 WIB
Dua tangki raksasa di Lawe-Lawe, Kalimantan Timur, resmi dibangun Kilang Pertamina Internasional. Berkapasitas 2 juta barel, simbol baru ketahanan energi nasional. (Dok. Pertamina)

Sementara itu, untuk penyaluran minyak mentah dari Terminal Lawe-Lawe ke Kilang Balikpapan, proyek RDMP Balikpapan Lawe-Lawe juga telah menyelesaikan pembangunan pipa berukuran 20 inci sepanjang 18,9 km, dengan 14,4 km di darat dan sisanya melintasi Teluk Balikpapan.

Baca Juga: IHC RSPP Buktikan Komitmen Lingkungan dan Keselamatan Pasien Lewat Inovasi Green Hospital

Pembangunan tangki di Lawe-Lawe dimulai sejak Oktober 2019. Milla menyampaikan bahwa dengan kemajuan proyek RDMP Balikpapan yang signifikan, pengisian perdana minyak mentah di tangki baru dijadwalkan pada awal November 2025.

"Seluruh proyek yang dilaksanakan di Lawe-Lawe juga memberikan dampak pada pemakaian produk-produk dalam negeri. Tercatat angka TKDN proyek Lawe-Lawe periode sampai Desember 2024 di angka 40,49%," kata Milla.

Tangki megah di Lawe-Lawe menjadi bagian penting dari proyek RDMP Balikpapan Lawe-Lawe yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas pengolahan kilang dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari.

Baca Juga: PERURI Dorong Akselerasi Bansos Digital Nasional Lewat Proyek Percontohan di Banyuwangi

Selain menambah kapasitas, keberadaan tangki ini juga meningkatkan efisiensi dan efektivitas manajemen stok minyak mentah, serta mendukung produksi bahan bakar berkualitas tinggi.

“Ini adalah langkah nyata KPI dalam mendukung pengembangan industri migas nasional yang modern dan berkelanjutan serta memberikan dampak yang positif untuk ketahanan energi nasional,” tandas Milla.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menegaskan komitmen Pertamina dalam memperkuat kapasitas pengolahan kilang demi memenuhi kebutuhan BBM nasional dan mencapai kemandirian energi.

Baca Juga: Wisata Sejarah ke Kampung Arab Ampel, Surabaya, Sudah Berdiri Sejak Abad ke 14

Tangki besar di Terminal Lawe-Lawe menjadi kekuatan baru untuk mendukung kebutuhan Kilang Balikpapan yang produksinya akan meningkat seiring dengan rampungnya proyek RDMP pada akhir 2025.

"Kilang-kilang Pertamina telah memenuhi 70 persen kebutuhan BBM dalam negeri. Dengan beroperasinya RDMP Balikpapan, didukung tangki raksasa Lawe-Lawe, akan meningkatkan kekuatan Pertamina untuk memasok BBM secara nasional," ujar Fadjar.

KPI sendiri merupakan anak usaha Pertamina yang fokus pada bisnis pengolahan minyak dan petrokimia dengan prinsip ESG (Environmental, Social & Governance).

Baca Juga: HAPUA Council Meeting ke-41 di Labuan Bajo Tegaskan Komitmen ASEAN dalam Transisi Energi Bersih

Perusahaan ini juga telah terdaftar dalam United Nations Global Compact (UNGC) dan berkomitmen terhadap Sepuluh Prinsip Universal dari UNGC sebagai bagian dari penerapan aspek ESG.

Halaman:

Tags

Terkini