rilis-bumn

Produk UMKM Difabel Binaan Pertamina Tembus Pasar Global, Cassava Crackers “Yammy Babeh” Ekspor Perdana ke Brunei Senilai Rp288 Juta

Jumat, 10 Oktober 2025 | 06:30 WIB
Produk UMKM binaan Pertamina dari Sukabumi yang dikelola seorang difabel, sukses menembus pasar global. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN - Capaian membanggakan kembali diraih pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan PT Pertamina (Persero).

Salah satu UMKM asal Kabupaten Sukabumi, PT Gemilang Agro Inovasi, yang didirikan oleh Ade Soelistyowati, resmi melakukan ekspor perdana produk Cassava Crackers “Yammy Babeh” ke Brunei Darussalam.

Ade, seorang penyandang disabilitas tuna rungu, menandai langkah penting dalam kiprahnya di dunia usaha dengan menjalin kerja sama bersama SP Setia SDN BHD sebagai buyer luar negeri.

Baca Juga: Kehujanan Malah Gatal dan Ruam? Bisa Jadi Kamu 'Alergi' Hujan!

Ekspor perdana ini bernilai USD 18.000 atau setara Rp288 juta untuk satu kontainer berukuran 20 ft, dan akan dilanjutkan dengan pengiriman berulang.

Acara pelepasan ekspor secara simbolis digelar di Gedung Juang 45 Sukabumi, Jl. Veteran II, Selabatu, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Sejumlah pejabat penting hadir, antara lain Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Bupati Sukabumi Ayep Zaki, serta Vice President CSR & SMEPP Management Pertamina Rudi Ariffianto.

Baca Juga: Batas Masih Panjang! Ikut Merchant Lucky Ride 2025 dari BRI Palembang, Hadiahnya Motor hingga Emas!

Kehadiran mereka menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendukung kemajuan UMKM nasional.

Sebagai peserta Pertamina UMK Academy 2025 kelas Go Online, PT Gemilang Agro Inovasi mengusung produk unggulan Cassava Crackers “Yammy Babeh”, camilan sehat berbahan dasar singkong lokal pilihan yang diproses secara higienis dan dikemas modern agar sesuai dengan standar pasar global.

Selain produk tersebut, Ade juga berperan sebagai aggregator produk mangrove — mencakup kapsul, teh, dan bubuk mangrove — yang kini mulai dipasarkan ke Korea Selatan.

Baca Juga: 4 Rute Kereta Terindah dan Terpopuler di Malaysia, Ada yang Menembus Hutan Belantara

Menariknya, usaha ini dijalankan Ade bersama sang suami yang saat ini tengah berjuang melawan penyakit stroke.

Di tengah keterbatasan, keduanya tetap teguh mengembangkan bisnis dan menciptakan dampak sosial bagi masyarakat sekitar.

Halaman:

Tags

Terkini