rilis-bumn

Produk UMKM Difabel Binaan Pertamina Tembus Pasar Global, Cassava Crackers “Yammy Babeh” Ekspor Perdana ke Brunei Senilai Rp288 Juta

Jumat, 10 Oktober 2025 | 06:30 WIB
Produk UMKM binaan Pertamina dari Sukabumi yang dikelola seorang difabel, sukses menembus pasar global. (Dok. Pertamina)

Saat ini, PT Gemilang Agro Inovasi memberdayakan 10 karyawan tetap serta 25 siswa magang dari SMA Hassina Kabupaten Sukabumi, sebagai bagian dari upaya menciptakan lapangan kerja inklusif sekaligus meningkatkan kapasitas generasi muda.

Baca Juga: Jadi Wajah Digital Pegadaian! Kesempatan Magang untuk Mahasiswa dan Fresh Graduate di Binjai

“Kami ingin membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi.

"Dengan dukungan Pertamina dan berbagai pihak, kami siap membawa produk lokal naik kelas dan menembus pasar internasional,” ujar Ade Soelistyowati, owner PT Gemilang Agro Inovasi.

Melalui program Pertamina UMK Academy, Pertamina berkomitmen menciptakan ekosistem pemberdayaan UMKM yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap tantangan global.

Baca Juga: Liburan Seru ke Pantai Siung Gunungkidul: Rute, Harga Tiket, dan Tips Berkunjung

Dukungan yang diberikan mencakup pendampingan bisnis, pelatihan digital, fasilitasi ekspor, hingga kurasi produk.

Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman, memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan UMKM difabel yang mampu menembus pasar ekspor.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta dalam memperkuat ekosistem usaha mikro agar naik kelas.

Baca Juga: Konservasi PLTA Berbasis AI, Program Unggulan PLN NP Raih Lestari Award 2025

“Keberhasilan ini membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi.

"Atas arahan Presiden Prabowo, pemerintah akan memprioritaskan pelaku usaha disabilitas untuk mendapat pembinaan, pelatihan, dan penguatan agar lebih berdaya saing di tingkat global,” ujarnya.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menjelaskan bahwa ekspor perdana produk “Yammy Babeh” ini sejalan dengan arah pembangunan ekonomi nasional yang digagas Pemerintahan Prabowo–Gibran melalui Asta Cita Point 3, yakni peningkatan lapangan kerja berkualitas, penguatan kewirausahaan, pengembangan industri kreatif, serta kelanjutan pembangunan infrastruktur.

Baca Juga: ILCS dan Pelindo Perkuat Inovasi Digital Maritim di Forum Global Digital Trade Expo 2025, Hangzhou

“Pertamina percaya bahwa setiap individu memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada ekonomi bangsa, tanpa terkecuali.

Halaman:

Tags

Terkini