Di balik prestasi tersebut, cerita digital TASPEN juga patut disorot.
Baca Juga: Bank Mandiri Gelar Pasar Murah di Medan, Rayakan HUT ke-27 dengan Semangat Sinergi Majukan Negeri
Website TASPEN menjadi ruang interaksi yang dinamis, dengan hampir 7 ribu pengunjung setiap hari.
Dalam enam bulan terakhir portal ini mencatat lebih dari 178 ribu klik dari 5,57 juta impresi, sebagian besar diakses melalui genggaman mobile phone.
Ini merupakan bukti bahwa TASPEN hadir di titik terdekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Namun, angka performa website tersebut hanyalah permulaan.
Baca Juga: Pesona Batik dan Pesisir Bali Bersatu di “Srikandi By The Sea” Kolaborasi Sarinah dan InJourney
Di balik layar, TASPEN menaruh visi besar untuk menghadirkan akses informasi yang inklusif. Website TASPEN tidak sekadar ramah pengguna, tetapi juga memastikan mereka yang memiliki kebutuhan khusus dapat menjelajah website dengan leluasa.
Sejak 2023, tersedia widget fitur ramah disabilitas, simbol nyata bahwa layanan TASPEN ditujukan untuk semua, tanpa terkecuali.
Portal ini menjadi jembatan yang mendekatkan TASPEN dengan jutaan jiwa yang mempercayakan masa depan mereka.
Baca Juga: Pantai Krokoh, Permata Tersembunyi di Gunungkidul yang Sajikan Panorama Alam Memukau
Tahun 2024 juga menjadi saksi bagaimana Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) TASPEN membuka pintu informasi bagi publik.
Dari 110 permohonan yang diterima, 100% dikabulkan, menegaskan komitmen transparansi dan layanan tanpa kompromi.
Antusiasme terbesar datang dari para pelajar dan mahasiswa, sebanyak 92 pemohon, yang membuktikan generasi muda haus akan pengetahuan.
Baca Juga: Tinjau Rumah Pangan PNM, Menko Pangan Panen Brokoli hingga Ayam Petelur
Sebagian besar permohonan (85,5%) diajukan secara digital melalui website dan email, sementara 14,5% tetap datang langsung ke kantor TASPEN, menegaskan bahwa akses informasi hadir di mana pun dibutuhkan.