rilis-bumn

Didukung Penggunan AI, PHR Berhasil Menahan Laju Penurunan Produksi Rokan

Jumat, 17 Oktober 2025 | 13:20 WIB
PHR memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk mengelola ribuan sumur di WK Rokan. (DOK. PHR)

Kabar BUMN - PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk mengelola ribuan sumur di Wilayah Kerja (WK) Rokan.

Digitalisasi yang dilakukan melalui Digital & Innovation Center (DICE), menjadi sarana pemantauan real-time sekaligus melakukan analisa data untuk seluruh proses operasional hulu migas Rokan, mulai dari pengeboran, pengapalan, lifting, inventory, hingga operasional produksi.

Operation Head Subsurface Development & Planning Zona Rokan Mochamad Taufan mengatakan, DICE membantu mengintegrasikan data-data sumur yang jumlahnya ribuan sehingga bisa diolah menjadi suatu rekomendasi secara cepat dan tepat dengan menggunakan AI.

Baca Juga: PDC Terima Penghargaan dari Bapenda Indramayu atas Kepatuhan Pajak Tahun 2024

Menurut Taufan, melalui bantuan AI, Rokan berhasil menahan laju penurunan produksi sebelum alih kelola dari sekitar 11% per tahun menjadi nol persen.

Fasilitas DICE dilengkapi 66 layar yang menampilkan data dan informasi dalam bentuk dashboard digital.

Di antaranya terkait pemantauan aktivitas pengeboran, jadwal pengeboran yang terintegrasi (Integrated Drilling Schedule), penyiapan lokasi pengeboran dan pembangunan fasilitas sumur minyak, pengelolaan kegiatan produksi dan perawatan peralatan.

Baca Juga: PLN Rayakan Hari Listrik Nasional ke-80 dengan Diskon Tambah Daya hingga 50%

"Manajemen PHR menggunakan data dan pemantauan DICE sebagai pertimbangan untuk proses pengambilan keputusan," jelas Taufan.

WK Rokan, lanjut Taufan, memiliki luas wilayah 6.400 km2 dengan 12.600 sumur aktif, didukung 35 stasiun pengumpul, dan 13.200 km jaringan pipa alir dan 500 km jaringan shipping line.

“Jaringan pipa ini kalau dibentangkan dari Sabang sampai Merauke bisa hampir tiga kali bentangan. Pengeboran sumur pengembangan di WK Rokan juga sangat masif sekitar 500 sumur per tahun atau lebih dari 50 persen pengeboran sumur pengembangan di Indonesia ada di WK Rokan,” tandas Taufan.

Baca Juga: Pertamina Raih Predikat Badan Publik Paling Inovatif di Ajang Information Transparency Award 2025

DICE menjadi fasilitas andalan di WK Rokan untuk pemantauan terintegrasi sebagai pusat kendali operasional dan big data guna memantau kegiatan di lapangan secara real time.

Taufan menambahkan, pemanfaatan teknologi AI merupakan bagian dari program Optimization Upstream (OPTIMUS) di lingkungan Subholding Upstream.

Halaman:

Tags

Terkini