Kinerja produksi dan cadangan migas nasional juga diperkuat melalui penyelesaian sejumlah proyek strategis Subholding Upstream Pertamina, seperti pengembangan Stasiun Pengumpul Akasia Bagus (SP ABG) EP, Proyek Sisi Nubi, Proyek CEOR Lapangan Minas di Area A Stage-1, serta Proyek Lapangan OO-OX PHE ONWJ.
Baca Juga: Wujudkan Karier Impianmu di Garuda Indonesia Group, Lowongan Sales & Marketing Sudah Dibuka
"Kami berkomitmen untuk menjaga pertumbuhan produksi berkelanjutan, sekaligus memastikan aspek keselamatan dan lingkungan tetap menjadi prioritas utama," tegas Hermansyah.
Selain itu, PHE juga secara agresif mengevaluasi peluang new venture dengan mengidentifikasi potensi eksplorasi baru melalui joint study dan proyek-proyek pengembangan wilayah kerja baru.
Langkah ini diharapkan menambah portofolio eksplorasi Subholding Upstream Pertamina dalam jangka panjang.
Baca Juga: Climb Your Fears: Sensasi Panjat Dinding Bernuansa Halloween di Clip’n Climb Bali
Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menegaskan bahwa Pertamina terus mendukung peningkatan produksi migas melalui berbagai inovasi dan pengembangan lapangan.
“Dukungan Pertamina dalam ketahanan energi nasional tercermin kuat dari langkah PHE.
"Capaian-capaian PHE semakin memperkuat peran Pertamina sebagai kontributor utama suplai minyak dan gas untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri,” jelas Fadjar.***