Kabar BUMN – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana, Sub Holding PTPN IV PalmCo melalui unit usahanya di Provinsi Riau, yakni PTPN IV Regional III, menyalurkan bantuan berupa 1,5 ton sembako untuk 213 kepala keluarga di Kampung Sengkemang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak.
Penyaluran ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan yang dilaksanakan melalui Manajemen Kebun Sei Buatan.
Bantuan diberikan kepada warga yang terdampak banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Minggu (19/10/2025).
Baca Juga: Wisata ke Pasar Nguter, Sukoharjo, Surga bagi Pecinta Jamu Tradisional
Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional III, Andiansyah Hamdani, menyampaikan pada Rabu (22/10/2025) bahwa seluruh bantuan dikemas menjadi 213 paket.
“Kami bergerak cepat setelah kemarin berdiskusi dengan Bupati Bu Afni yang meninjau langsung kondisi banjir."
"Hari ini, ratusan paket sembako yang setiap paket berisi 5 kilogram beras, 1 liter minyak goreng, 1 papan telur, dan mie instan kami salurkan,” ujar Andiansyah.
Baca Juga: Pupuk Indonesia Dukung Langkah Bersejarah Pemerintah Turunkan HET Pupuk Subsidi
Ia berharap bantuan tersebut mampu meringankan beban masyarakat yang tengah kesulitan, terutama bagi warga yang harus mengungsi sementara waktu akibat rumah mereka tergenang air.
“Semoga bantuan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan para korban terdampak yang sebagian diantaranya telah mengungsi ke tempat lebih aman,” tambahnya.
Banjir di Kampung Sengkemang terjadi akibat curah hujan tinggi yang berlangsung selama beberapa hari, menyebabkan air dari anak sungai di sekitar permukiman meluap hingga merendam rumah-rumah warga dengan ketinggian selutut orang dewasa.
Hingga Selasa (21/10), genangan air masih ada di sejumlah titik meski berangsur surut. Sebagian warga tetap memilih bertahan di rumah sembari menyelamatkan barang-barang penting ke tempat lebih tinggi.
Dalam proses penyaluran bantuan, PTPN IV Regional III bekerja sama dengan pihak kecamatan dan aparat kampung agar distribusi tepat sasaran.