Kerja sama antara kedua BUMN ini ditujukan untuk mengoptimalkan potensi bisnis logistik nasional melalui sinergi strategis, termasuk dukungan pengangkutan barang, logistik proyek, serta peningkatan kemampuan dan kapasitas sumber daya manusia.
Baca Juga: BULOG Tegaskan Komitmen Dukung Arah Kebijakan Presiden untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
“Kolaborasi ini menjadi momentum penting bagi PELNI untuk memperkuat posisi Perusahaan di sektor angkutan barang nasional melalui kerja sama strategis antar Perusahaan BUMN."
"Kami optimistis kolaborasi ini akan membuka peluang bisnis baru dan meningkatkan efisiensi logistik nasional,” tambah Anda.
Dengan dua kerja sama besar ini, PELNI menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran di ekosistem pelayaran dan logistik nasional.
Baca Juga: Wisata ke Pasar Nguter, Sukoharjo, Surga bagi Pecinta Jamu Tradisional
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi layanan serta menciptakan peluang bisnis baru di sektor keagenan kapal dan angkutan barang.
Sebagai Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang pelayaran, PELNI kini mengoperasikan 25 kapal penumpang dengan 511 ruas dan 1.359 rute yang melayani 74 pelabuhan.
Selain itu, PELNI juga menjalankan 30 trayek kapal perintis yang melayani wilayah 3TP dengan total 522 ruas di 230 pelabuhan, serta 18 kapal rede. Di sektor logistik, PELNI mengelola 8 trayek tol laut dan satu trayek khusus kapal ternak untuk mendukung distribusi nasional. ***