rilis-bumn

IDTC Pertamina Drilling: Pusat Lahirnya Tenaga Ahli Pengeboran Bertaraf Global dari Indramayu

Kamis, 23 Oktober 2025 | 16:30 WIB
IDTC Pertamina Drilling di Indramayu mencetak ahli pengeboran berstandar internasional dengan fasilitas lengkap, pelatihan praktis, dan visi energi berkelanjutan. (Dok. Pertamina)

Kini, IDTC telah berkembang menjadi pusat pelatihan bertaraf internasional. Tidak hanya pekerja migas nasional, tetapi juga peserta dari berbagai negara seperti Asia Tenggara, Timur Tengah, hingga Afrika, datang untuk menimba ilmu di sini.

Baca Juga: Pelindo Multi Terminal Raih Bronze Winner di Media Relations Awards 2025 Berkat Inovasi dan Sinergi dengan Media

Mereka belajar dari pengalaman panjang Pertamina Drilling yang telah mengoperasikan 58 armada RIG dan ribuan tenaga ahli di berbagai daerah.

“Kami bangga karena IDTC kini diakui di level internasional. Para peserta luar negeri datang karena mereka tahu kualitas pelatihan di sini setara dengan standar global,” ungkap Chair Rony.

Sejalan dengan tren transisi energi dunia, IDTC terus menyesuaikan materi pelatihannya agar relevan dengan kebutuhan industri masa depan. Topik pelatihan kini meliputi green drilling, efisiensi energi, serta digitalisasi operasi.

Baca Juga: Pesona Alam Sanghyang Kenit, Surga Tersembunyi di Bandung Barat yang Tawarkan Suasana Seperti di Luar Negeri

Para peserta juga diperkenalkan pada sistem pemantauan pengeboran digital, penghematan bahan bakar, hingga pengelolaan limbah yang ramah lingkungan.

Langkah ini merupakan bagian dari kontribusi Pertamina Drilling terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan target nasional net zero emission.

“Pelatihan di IDTC harus relevan dengan masa depan industri energi. Kami tidak hanya melatih driller, tapi juga menyiapkan pemimpin yang memahami pentingnya keberlanjutan,” tambah Chair Rony.

Baca Juga: Lulus Program Transfer Knowledge, SDM Indonesia Siap Kuasai Teknologi Whoosh

Hingga kini, ribuan peserta telah menyelesaikan pelatihan di IDTC, mulai dari teknisi, operator RIG, hingga calon supervisor.

Banyak di antara mereka kini berkiprah dalam berbagai proyek migas nasional maupun internasional.

Keberadaan IDTC menjadi bukti bahwa Indonesia mampu memiliki pusat pelatihan migas berkelas dunia yang dikelola secara mandiri.

Baca Juga: Stok Melimpah, Pupuk Indonesia Siapkan 1,2 Juta Ton Pupuk Subsidi untuk Dukung Musim Tanam Oktober–Maret

“Kami percaya, investasi terbesar dalam industri migas bukan hanya pada alat atau teknologi, tetapi pada manusianya. Dari tangan-tangan terlatih inilah masa depan energi Indonesia digerakkan,” tutup Chair Rony.

Halaman:

Tags

Terkini