“Tahapan rekrutmen dilakukan secara terbuka, profesional, dan berbasis kompetensi, mulai dari proses administrasi hingga interview top management. Dan yang paling menyenangkan, saya bisa bertemu teman-teman hebat dari seluruh Nusantara,” ujar Vanessa.
Baca Juga: Bayan Village Banyumas, Penginapan dan Resto Ala Ghibli yang Tawarkan Kesyahduan Panorama Air Terjun
Dari wilayah Jawa Barat, Agra, calon Perwira asal Bandung, mengatakan pelatihan menjadi pengalaman yang penuh makna.
“Teman-temannya asyik, pengajar dan pematerinya keren, dan semuanya inspiratif,” kata Agra dengan antusias.
Sementara itu dari Bukittinggi, Chelsy menambahkan pengalamannya rekrutmen di Pertamina dengan semangat khas Minang. “Semana rancak, semana mantap, kawannya baik-baik, keren,” ucap Chelsy.
Baca Juga: Upacara Peringatan Sumpah Pemuda, PTPN IV Regional III: Semangat Pemuda Napas Transformasi
Dari Bukittinggi, beralih ke Audy dari Makassar bercerita tentang tahapan seleksi yang dijalaninya mulai dari administrasi, assessment test, interview HR, interview user, medical check up (MCU) hingga interview top management.
“Setiap tahap jadi pengalaman berharga. Aku daftar satu kali, dan yang paling berkesan itu interview user,” ujarnya.
Lain cerita dengan Muhammad Fahlefi dan Muhammad Hafizul Umri, keduanya sepakat bahwa tahap assessment merupakan yang paling menantang.
Baca Juga: PHE Jadikan Cost Optimization Sebagai Budaya Kerja, Program Optimus Sukses Hemat US$699 Juta
Sementara beberapa peserta lain menyebut user interview sebagai tahap tersulit karena harus berhadapan langsung dengan jajaran pejabat Pertamina, namun semua merasa bangga bisa melewatinya.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, mengatakan, rekrutmen Perwira merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pertamina dalam membangun sumber daya manusia yang kompeten.
“Pertamina berkomitmen mencetak talenta muda yang kompeten, berintegritas, dan memiliki semangat melayani energi untuk negeri. Mereka bukan sekadar pekerja, tetapi Perwira Energi yang membawa semangat keberlanjutan hingga ke seluruh pelosok Indonesia,” ujar Fadjar.
Melalui proses rekrutmen sekaligus momentum Sumpah Pemuda 2025 menjadi pengingat semangat para pemuda untuk bersatu, berkarya dan berkontribusi untuk negeri.