rilis-bumn

Bersama Nelayan Margasari, PHE OSES Hidupkan Inovasi Bubu Gurita Ramah Lingkungan

Kamis, 30 Oktober 2025 | 18:45 WIB
Bersama nelayan Margasari, PHE OSES mendorong inovasi alat tangkap berkelanjutan yang tak hanya meningkatkan hasil tangkapan, tapi juga menjaga kehidupan di bawah laut.

Kabar BUMN – Di antara deru ombak, tawa nelayan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Putra Tanjung Indah terdengar lepas, mereka baru saja memanfaatkan bantuan alat tangkap ramah lingkungan dari PT Pertamina Hulu Energi Offshore South East Sumatra (PHE OSES) Regional Jawa, Subholding Upstream Pertamina.

Sejak Agustus lalu, bantuan berupa bubu gurita itu menjadi awal baru bagi para nelayan di Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, untuk melaut tanpa merusak ekosistem laut.

Penyerahan bantuan turut melibatkan Penyuluh Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kepala Desa Margasari, dan Camat Labuhan Maringgai.

Baca Juga: BULOG Sorong Mulai Salurkan Bantuan Pangan Oktober–November 2025, Wujud Kehadiran Negara hingga Pelosok Papua

Kolaborasi lintas pihak ini menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat ekonomi masyarakat pesisir melalui praktik perikanan yang berkelanjutan.

Tak hanya menerima, para nelayan juga ikut merangkai sendiri bubu gurita tersebut.

Sebanyak 7.500 cangkang keong dan 140 gulung tali disusun menjadi 30 unit bubu, dengan setiap unit terdiri dari 250 cangkang yang diikat rapi menggunakan tali berdiameter 3 milimeter.

Baca Juga: Pertamina Umumkan Tiga Inovator Terbaik di Pertamuda Seed and Scale 2025

Kini, tiga kapal dengan enam awak bergiliran memanfaatkan hasil karya mereka sendiri.

Lebih dari sekadar bantuan alat tangkap, inisiatif ini membuka ruang belajar dan mempererat kebersamaan antaranggota KUB.

Samiyo, Ketua KUB Putra Tanjung Indah, menyampaikan apresiasinya, “Kami berterima kasih kepada PHE OSES yang peduli terhadap kebutuhan nelayan di desa kami. Dengan adanya bubu gurita ini, kami bisa menangkap gurita dengan cara yang ramah lingkungan sekaligus menambah pendapatan keluarga. Karena kami merangkai sendiri bubunya, kami merasa lebih memiliki dan bertanggung jawab dalam merawatnya.”

Baca Juga: Pesona Pantai Kembar, Tempat Liburan Sekaligus Belajar Konservasi

Sementara itu, Head Comrel & CID PHE OSES, Indra Darmawan, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kemandirian masyarakat pesisir.

“Kami berharap bantuan bubu gurita ini tidak hanya membantu meningkatkan ekonomi nelayan, tetapi juga mendorong penggunaan alat tangkap yang ramah lingkungan.

Halaman:

Tags

Terkini