Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam mewujudkan energi berkeadilan di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Menelusuri Keunikan Petak 9 Glodok: Surga Pecinan Tertua di Jakarta
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan PLN yang telah berkontribusi menghadirkan terang bagi masyarakat.
“Semangat gotong royong melalui program Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan ini merupakan salah satu komitmen PLN untuk terus menghadirkan listrik bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali,” ujarnya.
Rizal menambahkan, kehadiran listrik bagi keluarga tidak mampu bukan hanya sebatas memberikan penerangan, tetapi juga membuka peluang baru untuk meningkatkan taraf hidup mereka.
Baca Juga: Jasa Marga Pertahankan Tren Positif, Laba Inti Naik 5,02% di Kuartal III 2025
“Kami percaya bahwa setiap cahaya yang kami nyalakan adalah langkah kecil menuju perubahan besar.
"Energi listrik bukan hanya soal kebutuhan dasar, tetapi juga fondasi bagi kemajuan dan kesejahteraan,” ucap Rizal.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun, menegaskan komitmen PLN untuk terus memastikan seluruh masyarakat di wilayah Suluttenggo mendapatkan akses listrik yang layak.
Baca Juga: Kuartal III-2025, PTBA Bukukan Laba Rp1,4 Triliun di Tengah Tekanan Harga Batu Bara Global
“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada masyarakat yang tertinggal dari akses listrik. Ini adalah bentuk nyata PLN hadir untuk negeri,” ungkapnya.
Program Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan di Desa Tangkura ini juga menjadi bagian dari kegiatan penyalaan serentak yang dilaksanakan oleh seluruh unit PLN se-Indonesia dalam rangka memperingati HLN ke-80.
Secara nasional, lebih dari 8.000 keluarga tidak mampu menerima pemasangan listrik gratis melalui program tersebut, membawa terang sekaligus harapan baru bagi ribuan rumah di seluruh nusantara.****