Sebagai tindak lanjut dari rangkaian program tersebut, 28 BUMN ini telah melaksanakan kegiatan dengan tema “Monitoring Evaluasi Program Kolaborasi Olah Sampah Likupang dan Serah Terima Rumah Bakti BUMN” untuk memastikan keberlanjutan pengelolaan sampah dan bermanfaat bagi masyarakat setempat (21/10).
“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya atas program yang telah berjalan sejak 3 tahun lalu, selain membantu menjaga kebersihan daerah kita, pelatihan dan pendampingan yang diberikan sangat bermanfaat dan memberikan dampak positif dari sisi lingkungan maupun ekonomi”, ujar Novly, sekretaris daerah Kabupaten Minahasa Utara.
Baca Juga: Telkom Indonesia Jalin Kemitraan Strategis dengan Kampus, Dukung Akselerasi Digital Berbasis AI
Program ini merupakan hasil sinergi 28 BUMN yang bersama-sama berkomitmen mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan, yaitu Brantas Abipraya, IFG, Jamkrindo, Jasa Raharja, Askrindo, Jasindo, WIKA, Pelindo, PNM, PLN, BNI, PP, Perum Peruri, BTN, BRI, Perum LPPNPI (Airnav), Hutama Karya, PELNI, Adhi Karya, Garuda Indonesia, Perum Perumnas, Angkasa Pura, ASDP, RIU, Nindya Karya, PTPN I, Perum Bulog, dan Semen Indonesia.
Kolaborasi antar-BUMN ini diharapkan menjadibentuk nyata untuk Indonesia yang bersih, berdaya, dan berkelanjutan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Inisiatif ini juga selaras dengan Asta Cita ke-3, 4, dan 6 Pemerintah yang mendorong kewirausahaan, pemerataan ekonomi, dan pembangunan SDM sehingga harapannya program ini memberikan dampak nyata yang berkelanjutan bagi masyarakat Likupang, baik dalam pengelolaan lingkungan maupun pemberdayaan ekonomi desa”, tutup Edi Eko Cahyono, Asisten Deputi Bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan BP BUMN.
Dengan program pengolahan sampah ini, Brantas Abipraya tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, menuju Indonesia yang lebih bersih dan berkelanjutan.
“Kami percaya bahwa pembangunan infrastruktur yang baik harus sejalan dengan pelestarian lingkungan. Melalui program ini, Brantas Abipraya ingin memberikan nilai tambah bagi masyarakat Likupang dan mendukung pengembangan pariwisata hijau di Indonesia,” tutup Tumpang Muhammad.***