Kontribusi berikutnya datang dari Terminal Teluk Bayur dengan throughput 4,4 juta ton dan kinerja tertinggi pada curah cair sebesar 5.050 T/S/D, yaitu 136% dari target RKAP.
Selain itu, hingga kuartal III 2025, kinerja HSSE menunjukkan hasil sangat baik dengan capaian zero accident.
Baca Juga: PHE dan Mitra Strategis Garap Blok Bobara, Dorong Potensi Energi di Kawasan Timur Indonesia
Perusahaan juga terlibat dalam proyek strategis nasional yang mendukung hilirisasi industri, termasuk fasilitas Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) oleh PT Borneo Alumina Indonesia serta layanan shorebase untuk industri migas di beberapa wilayah.
Komitmen terhadap keberlanjutan diwujudkan lewat berbagai program yang mencakup sektor lingkungan, pendidikan, sosial, dan ekonomi.
PTP Nonpetikemas turut melibatkan pegawai dalam kegiatan Employee Social Responsibility (ESR), seperti penanaman mangrove, pemberian bantuan pendidikan, pelatihan bagi UMK, serta dukungan inovasi mahasiswa di Terminal Kijing dan program bantuan sosial lainnya.
Baca Juga: ASDP Perketat Kesiagaan Jelang Musim Hujan, Utamakan Keselamatan Penumpang
Memperingati ulang tahun ke-11, perusahaan menyelenggarakan rangkaian kegiatan internal untuk memperkuat rasa kebersamaan, mendorong semangat inovasi, dan meningkatkan pelayanan yang optimal.
Dalam program “PTP Going Good” sebagai wujud penerapan prinsip ESG, PTP Nonpetikemas membagikan souvenir berupa bibit tanaman buah kepada seluruh pekerja, memberikan santunan kepada anak yatim bersama Pusat Pembinaan Dakwah Islam (PPDI), dan merencanakan kegiatan sosial lanjutan berupa donor darah.
Dengan semangat “11novate to Elevate”, perusahaan siap memasuki fase transformasi berikutnya dengan menghadirkan layanan pelabuhan yang semakin efisien, kompetitif, dan berstandar internasional. ***