rilis-bumn

BULOG Hadiri Nusantara Food Summit 2025, Dorong Generasi Muda Jadi Pelaku Rantai Pasok Pangan

Jumat, 7 November 2025 | 06:30 WIB
BULOG berpartisipasi dalam Nusantara Food Summit 2025 yang digelar di ICE BSD City, Tangerang, Kamis (6/11/2025). (Dok. BULOG)

“Ketika harga pangan naik di suatu daerah, BULOG harus turun untuk melakukan operasi stabilisasi,” tambahnya.

Baca Juga: 5 Gadget Penunjang Keamanan yang Harus Dimanfaatkan Setiap Solo Traveler

Lebih lanjut, Febby mengungkapkan bahwa sektor pangan memiliki potensi bisnis yang luas, terutama bagi generasi muda.

BULOG saat ini mengelola jaringan distribusi Rumah Pangan Kita (RPK) yang telah berkembang menjadi lebih dari 27.000 jaringan di seluruh Indonesia.

“Adik-adik Gen Z bisa ikut mendistribusikan beras SPHP, minyak, gula, dan komoditas lainnya hanya bermodal Rp2,5 juta sampai Rp5 juta.

Baca Juga: Telkom Solution Raih Penghargaan sebagai Penyedia Solusi Digital Terbaik untuk Bisnis Enterprise

"Tidak perlu punya toko, cukup dari rumah dengan dukungan platform digital. Dan di situ bisa dapat cuan,” jelasnya.

Selain membuka peluang di sektor distribusi, BULOG juga mendorong kemitraan dari hulu hingga hilir — mulai dari kerja sama on-farm dengan petani dan kelompok tani (gapoktan), penyediaan bahan baku bagi pabrik penggilingan di sentra produksi, hingga pembangunan gudang komoditas untuk memperkuat cadangan pangan nasional.

“Kapasitas gudang kami saat ini mencapai 3,8 juta ton, namun kebutuhan terus bertambah seiring peningkatan produksi dalam negeri.

Baca Juga: uka Banget Matcha? Ternyata Ada Risiko Serius Jika Minumnya Berlebihan

"Generasi muda yang punya lahan bisa membangun gudang komoditas dan bekerja sama dengan BULOG,” ungkap Febby.

Dalam pembahasan mengenai surplus beras nasional tahun 2025 — dengan produksi mencapai 34 juta ton dan konsumsi 31 juta ton — Febby menegaskan pentingnya keberadaan cadangan pangan pemerintah.

“Pemerintah tidak boleh mengambil risiko.

Baca Juga: Pertamina Drilling Perkuat Jiwa Kepemimpinan HSSE lewat Program Bela Negara

"Ketersediaan beras harus tetap terjamin di seluruh wilayah, termasuk di daerah-daerah sulit akses seperti pegunungan Papua, meskipun biaya distribusinya tinggi,” katanya.

Halaman:

Tags

Terkini