Baca Juga: Dari UMK Academy ke Pertapreneur Aggregator, 100 UMKM Siap Jadi Agregator Mandiri
Dalam penerapannya, biomassa hasil penyerapan CO₂ akan diolah menjadi produk bernilai ekonomi, salah satunya soil enhancer yang berperan meningkatkan kesuburan dan memperbaiki struktur tanah.
“Kegiatan ini menjadi potensi kolaborasi dalam menerapkan energi hijau dengan Microalgae dapat mengubah emisi menjadi kehidupan baru penghijauan di tanah serta mendukung program ESG,” tambah Doli.
Implementasi proyek uji coba pengurangan emisi CO₂ dengan teknologi microalgae di SP Subang diharapkan menjadi benchmark nasional bagi penerapan teknologi energi hijau di Indonesia.
Baca Juga: Soto di Tengah Sungai, Kuliner Unik yang Sempat Heboh di Medsos!
“Harapannya proyek ini dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang signifikan bagi pencapaian target pengurangan emisi CO₂, sekaligus memperkuat komitmen kami terhadap pembangunan berkelanjutan,” tutup Andipa. ***