“Kami memastikan setiap aktivitas bongkar muat berjalan dengan standar pengendalian debu yang ketat.
"Fokus kami adalah menjaga lingkungan tetap bersih dan memastikan aktivitas pelabuhan tidak mengganggu masyarakat,” ujar Hari Priyatna, Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Cirebon.
Dari sisi kinerja, PTP Nonpetikemas Cabang Cirebon mencatat tren throughput yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Hingga Oktober 2025, aktivitas bongkar muat mengalami kenaikan terutama pada komoditas curah kering seperti jagung, batu bara, tanah liat, pasir, dan pasir kuarsa seiring meningkatnya permintaan industri.
Baca Juga: 1,2 Juta AgenBRILink Catat Transaksi Rp1.294 Triliun dalam Sembilan Bulan
Realisasi throughput cabang mencapai 3,2 juta ton hingga Oktober 2025, lebih tinggi dibanding periode yang sama pada 2024 yang berada di angka 2,9 juta ton, menunjukkan tren pertumbuhan sekitar 7%.
Kinerja operasional Ton/Ship/Day (T/S/D) turut menunjukkan performa yang solid.
Hingga Oktober 2025, produktivitas bongkar muat mencapai 2.705,93 T/S/D, melampaui target s/d oktober 2025 sebesar 2.468 T/S/D, atau lebih tinggi 8,85 %.
Baca Juga: Taman Gratis di Kuala Lumpur, Tempat Istirahat Sejenak dan Menghirup Udara Segar
Capaian ini menegaskan ritme produksi yang efisien dan konsisten, sekaligus menjadi faktor pendorong utama peningkatan throughput cabang sepanjang tahun.
PTP Nonpetikemas menegaskan bahwa konsistensi dalam pengendalian lingkungan dan peningkatan kinerja operasional akan terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen perusahaan menjaga keberlanjutan usaha serta memastikan hubungan harmonis dengan masyarakat di sekitar pelabuhan.***