Sugeng menambahkan, setelah penandatanganan kontrak ini, akan disusul dengan ground breaking.
Adapun dukungan porsi proyek pada Seksi 3, Brantas Abipraya sebesar 15%.
Lebih rinci, dalam proyek jalan tol ini meliputi pekerjaan galian dan timbungan, pekerjaan struktur (interchange, overpass, box culvert), pekerjaan pile slab, dan perkerasan jalan.
Jalan tol ini nantinya juga akan ditunjang dengan sejumlah fasilitas.
Seperti satu simpang susun, serta dirancang dengan jumlah lajur 2x2 dengan maksimal kecepatan rencana 80 km/jam.
“Selaku kontraktor, Brantas Abipraya optimis akan merampungkan pembangunan jalan tol ini tepat waktu, selama 12 bulan.
"Komitmen ini merupakan wujud keseriusan Brantas Abipraya dalam mendukung infrastruktur Indonesia,” tutup Sugeng.***