“Pada akhirnya, keamanan bukan lagi sekadar benteng perlindungan, melainkan mata uang kepercayaan dan ketahanan nasional yang turut memastikan energi Indonesia terus mengalir demi kemajuan dan kemandirian bangsa di masa depan,” pungkasnya.
Rapat kerja tahun ini juga mencatat peluncuran sejumlah inisiatif strategis, termasuk:
- Sistem pelaporan risiko berbasis digital PERISAI (Pelaporan Risiko dan Sistem Analitik Insiden)
- Pengembangan National Energy Security Dashboard sebagai pusat kolaborasi lintas lembaga
- Penguatan partisipasi masyarakat melalui Community-Based Security dan Community Early Warning System (CEWS)
- Penyederhanaan proses perizinan bahan peledak (Handak)
- Integrasi aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam penyelenggaraan keamanan
Inisiatif-inisiatif ini menjadi bagian penting dari upaya menciptakan ekosistem keamanan yang berkelanjutan, transparan, dan adaptif menghadapi tantangan masa depan.***