rilis-bumn

Pengelolaan Lapangan Mature: PHE Perkuat Strategi Modern untuk Ketahanan Energi Nasional

Rabu, 19 November 2025 | 14:30 WIB
strategi modern PHE dalam mengelola lapangan migas mature untuk menjaga ketahanan energi nasional, lengkap dengan data produksi, inovasi teknologi, dan komitmen ESG. (Dok. PHE)

Kabar BUMN - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan energi Indonesia melalui pengelolaan lapangan migas mature.

Upaya ini dilakukan dengan memadukan strategi inovatif serta pemanfaatan teknologi terbaru sebagai fondasi utama.

Arah pengelolaan yang lebih modern diharapkan dapat mendukung keberlanjutan pasokan energi nasional dari aset-aset yang sudah beroperasi lama.

Baca Juga: Edu Wisata Lontar Sewu, Tempat Santai Bernuansa Pedesaan yang Cocok untuk Keluarga

Corporate Secretary Pertamina Hulu Energi Hermansyah Y Nasroen menyampaikan bahwa sebagian besar aset migas yang berada di bawah pengelolaan PHE merupakan lapangan yang telah lama berproduksi namun tetap memberikan kontribusi besar terhadap kebutuhan energi nasional.

“Sebagian besar produksi minyak nasional berasal dari lapangan-lapangan mature yang kami kelola di berbagai wilayah Indonesia."

"Tantangan utamanya adalah bagaimana mempertahankan tingkat produksi di tengah kondisi reservoir yang menurun secara alami,” ujar Hermansyah.

Baca Juga: InJourney Hospitality Suguhkan Kolaborasi Musik Langka untuk Rayakan Malam Tahun Baru 2026 di The Sanur Bali

Kondisi ini membuat PHE perlu mengembangkan strategi jangka panjang untuk menjaga stabilitas produksi.

Dalam menghadapi tantangan tersebut, PHE mengaplikasikan pendekatan menyeluruh yang mencakup asset integrity management, digitalisasi, hingga pemanfaatan teknologi terkini untuk sumur dan fasilitas produksi.

Sejumlah lapangan mature seperti di Wilayah Kerja Mahakam dan Rokan terus dioptimalkan kinerjanya. Dengan cara ini, pengelolaan lapangan yang telah berumur tetap dapat memberikan output maksimal.

Baca Juga: Brantas Abipraya Hadirkan ATA MODO, Kolaborasi untuk Masa Depan Berkelanjutan di Desa Komod"

“Kami menggunakan pendekatan konvensional dan modern, termasuk penerapan digital intelligence untuk memantau performa sumur dan fasilitas produksi secara real time sehingga proses optimasi dapat dilakukan dengan cepat dan tepat,” kata Hermansyah."

"Sistem pemantauan modern ini berperan penting untuk menjaga ritme produksi dalam kondisi reservoir yang semakin menurun.

Berbagai strategi yang dijalankan membuat PHE dapat menjaga perannya sebagai penyedia energi nasional. Hingga Triwulan III Tahun 2025, perusahaan mencatat produksi minyak mencapai 553 ribu barel per hari (MBOPD) dan gas sebesar 2,83 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD).

Halaman:

Tags

Terkini