rilis-bumn

Pertamina Hadirkan Kebahagiaan bagi 6.000 Motoris Lewat Layanan Ganti Oli Gratis

Rabu, 19 November 2025 | 20:30 WIB
Pertamina berbagi ganti oli gratis untuk 6.000 motoris di 44 kota, hadirkan layanan inklusif serta bantuan pendidikan bagi keluarga penyintas kanker. (DOK. Pertamina)

Baca Juga: Pantai Segui, Pantai Berpasir Pink di Lombok Timur yang Lokasinya Tersembunyi di Balik Kebun Jagung

“Saya sangat diperhatikan oleh Pertamina sampai diberikan pelatihan teknis otomotif dan kewirausahaan."

"Sampai saya bisa menjadi mekanik profesional. Selain itu kami di SLB N 4 Jakarta juga diberikan bantuan peralatan bengkel, jadi kami bisa langsung berwirausaha mempraktikkan pelajaran di kelas dan pelatihan. Kami juga membuka usaha cuci motor.”

Di 44 kota lain, layanan ganti oli gratis dilaksanakan oleh mekanik EEP dari komunitas disabilitas, warga binaan lembaga pemasyarakatan, bengkel nelayan, dan mekanik santri.

Baca Juga: Pertamina Hulu Indonesia Toreh Prestasi lewat Tujuh Penghargaan Komunikasi di IABC Indonesia Awards 2025

Lebih dari 11.600 botol oli Enduro diberikan kepada ribuan motoris. Rosita pun merasakan manfaat langsung.

"Begitu selesai servis, tarikan motor langsung enteng. Rasanya kayak dikasih semangat baru buat kerja lagi,” ujarnya sembari memeriksa motornya.

Komisaris PT Pertamina (Persero) Nanik Sudaryati Deyang menegaskan komitmen perusahaan dalam meningkatkan pelayanan, khususnya akses ramah disabilitas di SPBU.

Baca Juga: Dahana Sabet Penghargaan Bergengsi di HKN ke-61 Tingkat Provinsi Jawa Barat

Ia mengatakan, "Tadi kami diberi masukan oleh pengendara disabilitas. Mereka kesulitan isi bensin di SPBU karena ukuran motor roda tiganya tidak muat di jalur motor."

"Sehingga saya sampaikan, Pertamina akan memberikan akses prioritas untuk motoris disabilitas. Kita juga memastikan toilet bersih dan gratis, serta tempat ibadah yang nyaman. Sehingga SPBU menjadi rumah kedua bagi pengendara motor dan mobil."

Pada kesempatan yang sama, Pertamina menyalurkan bantuan bagi 200 pelajar dari tingkat SD hingga SMA yang orang tuanya merupakan penyintas kanker.

Baca Juga: PERURI Mantapkan Peran dalam Kedaulatan Data di Bali Blockchain Summit 2025

Melalui kolaborasi dengan Rosa Foundation, mereka menerima beasiswa, biaya bantuan hidup, serta laptop dengan nilai total Rp1,9 miliar agar tetap bisa belajar dan meraih mimpi.

Neny Widiyanti, ibu dari dua anak, mengungkapkan betapa berarti bantuan tersebut. “Saya tidak pernah menyangka anak saya bisa dapat bantuan laptop"

Halaman:

Tags

Terkini