Kabar BUMN - Pantai Modangan di Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, kini memasuki babak baru.
Jika dulu cahaya matahari hanya menjadi penanda hari bagi pesisir Selatan Jawa, kini sinarnya menjadi simbol perubahan besar—melalui hadirnya Program Desa Energi Berdikari (DEB) Pertamina yang mengubah kawasan ini menjadi Desa Wisata Pesisir Modern.
Energi terbarukan kini menjadi motor utama untuk menggerakkan pariwisata, ekonomi, hingga konservasi alam.
Slamet, pengelola Kelompok Wisata Sumberoto, mengenang masa ketika keterbatasan listrik masih menjadi masalah besar bagi masyarakat.
“Dulu kalau sudah malam, pantai gelap gulita. Kami hanya mengandalkan genset. Tapi karena biayanya tinggi, jadi menyalanya terbatas,” kenang Slamet.
Minimnya energi membuat aktivitas ekonomi terhambat, jam operasi usaha sangat singkat, fasilitas wisata sulit berkembang, bahkan upaya konservasi penyu harus berhenti saat bahan bakar genset habis.
Baca Juga: Sambut HUT ke-11, PTP Nonpetikemas Gelar Aksi Donor Darah, 140 Kantong Diserahkan ke PMI
Namun kondisi itu kini berbalik sepenuhnya.
Dengan terpasangnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 6,6 kWp dan baterai 20 kWh, denyut ekonomi kawasan pesisir kembali bangkit.
Energi matahari kini mendukung operasional pertanian, mesin pengolahan hasil laut, pendingin dan freezer untuk menjaga kesegaran tangkapan, hingga penerangan dan promosi wisata berbasis digital.
Baca Juga: Program PHE Satu Pangan Dinobatkan Sebagai yang Terbaik II dalam Indonesia’s SDGs Action Awards 2025
“Sekarang pantai kami menyala hingga malam hari. Wisatawan bisa datang sampai malam.
"Kami bisa jual hasil laut segar, olahan ikan, bahkan buka warung hingga larut malam. Semua berkat adanya listrik dari tenaga surya,” ungkap Slamet.