Kabar BUMN — Upaya percepatan penanganan stunting di Indonesia kembali mendapat dorongan kuat.
PT PLN (Persero) bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dan TNI Angkatan Udara (AU) meresmikan fasilitas Dapur 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lanud Atang Sendjaja di Kabupaten Bogor pada Jumat (21/11).
Dukungan ini merupakan bagian dari kontribusi PLN dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Pemerintah untuk memastikan pemenuhan gizi masyarakat.
Baca Juga: 3 Terowongan Kereta Terpanjang di Indonesia Warisan Belanda
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi lintas lembaga yang berhasil membawa fasilitas ini berdiri dalam waktu singkat.
Ia menegaskan bahwa peran TNI AU dan dukungan PLN berkontribusi signifikan dalam pembangunan Dapur SPPG tersebut.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada para pejuang merah putih TNI AU.
"Apalagi membangun SPPG ini betul-betul luar biasa pengorbanannya. Dan, tentu saja atas dukungan dari PLN,” kata Dadan.
Lebih jauh, Dadan menuturkan bahwa Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN tidak hanya memberikan dampak sosial, tetapi juga menggerakkan ekonomi wilayah setempat.
Mulai dari sektor pertanian sebagai penyedia bahan baku hingga tenaga kerja yang terlibat, program ini dinilainya memberikan manfaat ekonomi yang menyeluruh.
Baca Juga: Tiket AKAP DAMRI Diobral Rp79 Hanya Satu Hari Saja, Catat Tanggalnya
“Terima kasih atas program TJSL ini. Menurut saya, ini adalah salah satu bentuk TJSL yang sangat produktif, karena tidak hanya melaksanakan tugas sosial, tetapi juga turut membangun ekonomi daerah,” ucap Dadan.
Melalui Program Gizi Keluarga Sehat, PLN tak hanya membangun Dapur 2 SPPG Lanud Atang Sendjaja, tetapi juga melengkapinya dengan kebutuhan operasional lengkap, mulai dari peralatan masak, perlengkapan makan, hingga kendaraan distribusi untuk memastikan penyaluran makanan bergizi setiap hari.