Sebanyak 47 tenaga kerja lokal yang telah tersertifikasi turut dilibatkan untuk menjaga standar kualitas pengelolaan dapur.
Baca Juga: Lawan Flu dan Batuk yang Merajalela, Ini minuman dan Makanan yang Perlu Dikonsumsi
Komandan Lanud Atang Sendjaja, Marsekal Pertama TNI Andy Ferdinand Picaulima, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan TJSL dari PLN.
Ia menjelaskan bahwa sebelum diresmikan, dapur ini telah beroperasi selama satu bulan dan berhasil menyalurkan lebih dari 3.900 porsi makanan bergizi setiap hari untuk anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
“Angka ini merupakan bukti bahwa dapur ini tidak hanya sebuah bangunan, tetapi merupakan berkah bagi masyarakat yang ada.
Baca Juga: PLN Perkuat Ketahanan Energi sebagai Motor Pertumbuhan Ekonomi di Electricity Connect 2025
"Kami belum berbicara tentang tenaga kerja di lingkungan ini yang sudah terserap.
"Jadi, kami sangat bersyukur dengan keberadaan dapur MBG, serta bantuan yang sangat luar biasa dari pihak PLN.
"Kami dapat menjadi cahaya bagi masyarakat yang berada di sekitar kami,” ujar Andy.
Baca Juga: Pertamina Eco RunFest 2025 Sambut Ribuan Peserta, Gerakkan Ekonomi dan Energi Bersih
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung program prioritas nasional, terutama percepatan penanganan stunting dan peningkatan gizi masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan menjadi kunci terwujudnya ekonomi sirkular di wilayah tersebut.
“Lewat Program Gizi Keluarga Sehat, PLN bekerja sama dengan BGN dan TNI AU untuk memperluas kapasitas layanan pemenuhan gizi dengan membangun Dapur 2 SPPG Lanud Atang Sendjaja.
Baca Juga: Catat Tanggalnya! Potongan Harga 20% di DAMRI Apps, Cuma Berlaku 1 Hari, Kapan?
"Kita membangun ekonomi sirkular, petani lokal memasok bahan baku, peternak terlibat, warga membantu pengelolaan sampah dapur.