"Program CID yang dijalankan bukan untuk menciptakan ketergantungan, tetapi untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat,” kata Corporate Secretary PHR Eviyanti Rofraida.
Baca Juga: PTP Nonpetikemas Perkuat CSV di Terminal Kijing Lewat EduPort dan Sertifikasi Pekerja Harian
Program Pemberdayaan Perikanan di Minas Jaya juga menuntut komitmen dan kolaborasi agar semangat kebersamaan terus terjaga.
Budidaya perikanan ini berpotensi meningkatkan pendapatan kelompok, dengan estimasi nilai penjualan mencapai Rp46 juta per siklus panen.
Eviyanti turut mengajak masyarakat untuk terus mendukung keberlangsungan kegiatan operasi PHR agar berjalan aman, lancar, dan selamat demi menjaga ketahanan energi nasional.
Baca Juga: Telkom Kembali Harumkan Nama Indonesia di Ajang Asia ESG Positive Impact 2025
“Ketika masyarakat dan perusahaan saling mendukung, maka manfaat yang dirasakan akan lebih luas dan keberlanjutan operasi energi nasional dapat terus terjaga,” ucapnya.
Camat Minas, Nurfa Octalita, juga memberikan apresiasi atas kepedulian PHR dalam mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui sektor perikanan di wilayah operasi.
Dalam pesannya kepada warga, Nurfa berharap bantuan benih dapat dimaksimalkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
Baca Juga: KCIC Cek Kesiapan SDM, Petugas Whoosh Jalani Tes Urine Antinarkoba
"Ini Adalah amanah diberikan kepada kita (masyarakat), bagaimana kita bisa mengembangkannya.
"Bila kurang paham atau ada kendala dalam pemeliharaan ikan, bapak ibu (masyarakat) dapat berkonsultasi langsung dengan penyuluh perikanan di kecamatan.
"Kita akan terus saling berkolaborasi untuk mencapai hasil yang maksimal,” ujarnya.
Baca Juga: Pelindo Meresmikan Nama Marina Berkelas Internasional di Pelabuhan Benoa
Program ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan teknis pembudidaya sehingga produksi perikanan meningkat.