“Seluruh tahapan masih menunggu persetujuan para pemangku kepentingan. Kami memastikan proses berjalan dengan hati-hati dan sesuai prinsip tata kelola,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen perusahaan dalam menjalankan inisiatif ESG. Data terbaru Sustainalytics menunjukkan posisi Pertamina sebagai peringkat 1 di kategori Integrated Oil & Gas Sub-industri dengan skor 23.5, atau berada pada kategori medium risk.
Baca Juga: Port Connect 2025 Berlangsung, Kolaborasi IPCC dan PTP Nonpetikemas Perkuat Talenta Muda Maritim
VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menjelaskan bahwa agenda Earnings Call 3Q25 turut menghadirkan SVP Treasury & Strategic Financing Bagus Agung Rahadiansyah serta SVP Strategy & Investment Henricus Herwin.
Acara yang dipandu oleh VP Investor Relations Pertamina, Juferson Victor Mangempis, diikuti lebih dari 100 investor dari berbagai institusi global dan domestik.
“Earnings Call merupakan forum komunikasi rutin sebagai bentuk keterbukaan Pertamina kepada investor yang terus mendukung pengembangan perusahaan,” tutup Baron. ***