Dengan mengubah dampak sebuah acara korporasi menjadi aksi restorasi lingkungan, Telin menunjukkan bahwa sebuah forum bisnis dapat menjadi pemicu perubahan berkelanjutan, mengonversi jejak karbon menjadi pemulihan karbon melalui solusi berbasis alam, sepenuhnya sejalan dengan fokus Telin for Tomorrow pada aksi iklim dan operasional yang berkelanjutan.
Baca Juga: Segelas Kehangatan Tempo Dulu di Warung Kopi Nan Yo, Kedai Kopi Tertua di Padang
“Hari ini, kami melanjutkan perjalanan ESG Telin melalui kegiatan penanaman mangrove di kawasan Tanjung Pakis.
"Pada kesempatan ini terasa semakin istimewa karena penanaman mangrove ketiga bersama CarbonEthics, dimana merupakan hasil Collective Carbon Action dari penyelenggaraan BATIC 2025.
"Penanaman 10.180 mangrove ini bukan hanya wujud pemenuhan komitmen, tetapi juga bukti nyata peran Telin dalam menjawab tantangan iklim secara lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan,” ujar CEO Telin, Budi Satria Dharma Purba.
Baca Juga: Pertamina Hulu Energi Raih Provisional ESG Rating BBB dari MSCI, Tegaskan Komitmen Keberlanjutan
Sebagai bagian dari strategi keberlanjutan Telin yang lebih luas, serta selaras dengan pilar Telin for Tomorrow “Tomorrow’s Planet is Protected” dan “Tomorrow’s Communities are Empowered”, program mangrove ini turut mendukung upaya penurunan emisi, menjaga kelestarian ekosistem alam, dan memperkuat ketahanan kawasan pesisir terhadap dampak perubahan iklim.
Melalui kolaborasi erat dengan mitra konservasi dan para pemangku kepentingan lokal, Telin berupaya menciptakan nilai lingkungan dan sosial yang nyata serta berdampak panjang di seluruh wilayah operasionalnya—meneguhkan visi masa depan di mana teknologi tidak hanya menghubungkan kehidupan, tetapi juga melindungi yang penting dan memberdayakan komunitas.***