Ismail juga menuturkan bahwa pemerintah saat ini tengah memperkuat transformasi regulasi K3 agar pelaksanaan keselamatan kerja semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri masa depan.
Baca Juga: Pendangkalan Bertahun-tahun Mulai Diatasi, Nelayan Apresiasi Langkah PT TIMAH Tbk
Upaya ini mencakup penyelarasan standar, peningkatan kapasitas pengawasan, serta pembaruan sistem manajemen K3 di berbagai sektor.
Di sisi lain, Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, menyampaikan bahwa penghargaan ini memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar simbol prestasi.
“Penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh perwira Pertamina Drilling yang terus berkomitmen menjalankan operasi dengan aman, andal, dan berkelanjutan,” ungkapnya usai menerima trofi.
Baca Juga: Hidden Gem Banda Neira: Tanjung Seram dengan Lanskap yang Unik dan Fotogenik
Raihan empat penghargaan sekaligus di IQSA 2025 menjadi momentum penting bagi Pertamina Drilling untuk memperkuat posisinya sebagai perusahaan jasa pengeboran berkelas dunia.
Pengakuan ini menegaskan bahwa implementasi budaya QHSE bukan sekadar kewajiban prosedural, melainkan fondasi utama strategi bisnis perusahaan.
“Dengan semangat Operational Excellence, Pertamina Drilling berkomitmen melanjutkan transformasi menuju operasi yang lebih aman, efisien, dan berwawasan lingkungan, selaras dengan visi Pertamina Group dalam mendukung transisi energi menuju masa depan yang berkelanjutan,” tambah Avep.
Baca Juga: Forum Strategis PHR 2025 Hadirkan Ragam Inovasi untuk Ketahanan Energi Indonesia
Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, PT Pertamina Drilling Services Indonesia memiliki peran vital dalam mendukung kemandirian energi nasional melalui layanan pengeboran minyak dan gas bumi, workover, serta integrated project management.
Dengan pengalaman 17 tahun, perusahaan terus berinovasi dalam aspek keselamatan kerja, efisiensi operasi, dan penggunaan teknologi ramah lingkungan.
Pertamina Drilling mengoperasikan sejumlah rig darat dan lepas pantai, baik di dalam maupun luar negeri, serta berupaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja melalui fasilitas pelatihan dan sertifikasi Indonesia Drilling Training Center (IDTC).***