Kabar BUMN - Halaman masjid yang kini beralih fungsi menjadi posko pengungsian dipenuhi aktivitas warga dan relawan.
Asap dari dapur umum menyatu dengan tawa lirih yang menyembunyikan rasa lelah—potret masyarakat Desa Blang Panjoe, Kabupaten Bireuen, Aceh, yang saling menguatkan setelah rumah mereka terendam banjir.
Dari tempat sederhana inilah semangat bangkit perlahan tumbuh kembali.
Baca Juga: Wisata ke Daegwallyeong Pass, Tempat Paling Dingin di Korea Selatan
Di tengah hiruk pikuk itu, Deva, warga Desa Blang Panjoe, tak kuasa menahan haru saat bantuan logistik mulai berdatangan.
Kehadiran dukungan dari PT PLN (Persero) melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjadi penyelamat di masa sulit tersebut.
“Terima kasih kami ucapkan kepada pihak-pihak terkait seperti PLN, Bapak Menteri ESDM, Pak Bahlil.
Baca Juga: Jaga Pesisir Bangka, PT Timah Tanam Ribuan Mangrove untuk Pulihkan Lingkungan
"Terima kasih karena sudah kasih bantuan ke kami sebegini rupa,” tutur Deva dengan suara bergetar.
Rasa syukur juga terpancar dari Murdiana, seorang ibu rumah tangga yang melihat tumpukan bantuan sebagai jawaban atas kebutuhan paling mendesak para pengungsi—pangan.
“Kalau ada rezeki, semoga bantuannya bisa diperpanjang lagi. Sebab, kami sangat membutuhkan,” ungkapnya.
Baca Juga: Bank Mandiri Kokohkan Peran Strategis di Level Nasional lewat 5 Penghargaan BI 2025
Bupati Bireuen, Mukhlis, menyampaikan apresiasi atas solidaritas dari pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM dan PLN.
Baginya, dukungan tersebut menjadi tenaga baru bagi masyarakat untuk bangkit dari bencana.