Bantuan berupa 700 kilogram beras, 700 kilogram gula, dan 1.400 liter minyak goreng menjadi suplai vital bagi warga terdampak.
Baca Juga: Eksplorasi Seru Akhir Tahun di Goa Lawa Purbalingga, Ini Pesona hingga Harga Tiketnya
“Ini merupakan kebahagiaan besar bagi kami, masyarakat Bireuen. Dengan kehadiran Bapak membawa berkah yang luar biasa,” ujarnya.
Mukhlis juga menegaskan bahwa percepatan pemulihan kelistrikan sangat dinanti, karena listrik memegang peran penting dalam menunjang aktivitas harian masyarakat.
Dari sisi pemerintah pusat, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan semua sektor bergerak bersama untuk menangani keadaan pascabencana.
Baca Juga: PLN Gerak Cepat Hidupkan Layanan Vital di Aceh Tamiang Pascabencana
Ia menekankan pentingnya pemulihan logistik, penguatan dapur umum, dan percepatan penyaluran bantuan.
“Perintah Bapak Presiden adalah kita tidak boleh menyerah. Semua kekuatan nasional kita harus diturunkan.
"Itu menyangkut dengan BBM dan listrik, menyangkut dengan apa yang hari ini saya lihat di dapur umum,” ujar Bahlil.
Terkait kelistrikan, ia menjelaskan bahwa pemulihan terus diupayakan meski akses medan sangat berat.
“Kita harus memperbaikinya dengan cepat. Problemnya adalah infrastruktur untuk kita bangun tower darurat itu tidak bisa lewat jalan darat, harus lewat helikopter.
"Karena jalan untuk masuk ke sini memang betul-betul lumpuh ini. Tapi, Alhamdulillah sudah ada solusi,” jelasnya.
Baca Juga: Pusat Perayaan Tahun Baru di Bangkok: Rekomendasi Lokasi Hitung Mundur dan Pesta Kembang Api
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menambahkan bahwa seluruh jajaran PLN bergerak tanpa henti untuk memulihkan listrik sekaligus menyalurkan bantuan sosial.