rilis-bumn

Pertamina Kerahkan Mesin Pompa Manual, Hadirkan Layanan Darurat untuk Penuhi BBM di Aceh Tamiang

Senin, 8 Desember 2025 | 06:30 WIB
Pertamina kerahkan pompa manual di Aceh Tamiang lantaran 6 dari 7 SPBU tidak dapat beroperasi akibat terendam lumpur. (Dok. Pertamina)

"Pelayanan tetap berjalan lancar meski dilakukan secara manual,” jelas Misbah.

Baca Juga: BSI Hadirkan Fitur Pemesanan Tiket Kereta & Pesawat di BYOND, Lengkap dengan Promo Akhir Tahun

Upaya penanganan juga dibarengi percepatan pemulihan fasilitas.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menjelaskan bahwa pembersihan SPBU terdampak lumpur dilakukan secara bertahap untuk mempercepat operasional kembali.

“Pembersihan dilakukan untuk memastikan keamanan area pelayanan, termasuk memastikan arus listrik dalam kondisi nonaktif agar tidak terjadi risiko korsleting.

Baca Juga: Jelajah Malang Bareng Keluarga: Ini Destinasi Wisata Alam Paling Seru untuk Dikunjungi

"Upaya ini dijalankan bersama Hiswana Migas dan berbagai pihak terkait,” ujar Fahrougi.

Ia menambahkan bahwa permintaan BBM dari masyarakat meningkat drastis selama masa darurat.

Jika konsumsi harian normal SPBU berada pada angka 25 KL, kini naik menjadi sekitar 38 KL atau melonjak sekitar 50%.

Baca Juga: PLN Selesaikan Pemulihan Listrik Sumut Secara Menyeluruh, Seluruh Wilayah Kini Aktif Kembali

Sebagai bentuk penguatan layanan, Pertamina juga mengoperasikan dispenser modular seperti yang digunakan di SPBU Polonia (11.210.106).

Modular tersebut disuplai menggunakan Mobil Tangki berkapasitas 16 KL berisi BBM jenis Pertamax untuk memenuhi kebutuhan tambahan masyarakat.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan karena pasokan untuk wilayah Aceh Tamiang berada dalam kondisi cukup dan terus dipercepat proses penyalurannya.***

Halaman:

Tags

Terkini