Kabar BUMN - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto memimpin Rapat Kabinet Terbatas yang berfokus pada percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera.
Dalam pertemuan yang digelar di Aceh pada Minggu (7/12) tersebut, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, memaparkan langkah-langkah strategis Pertamina dalam memastikan kelancaran penyaluran BBM dan LPG di wilayah terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Rapat yang berlangsung di Lanud Iskandar Muda ini turut dihadiri para Menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNPB, serta Gubernur Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, sebagai bagian dari koordinasi nasional untuk mempercepat penanganan bencana dan pemulihan wilayah terdampak.
Baca Juga: Nikmati Promo Akhir Tahun DAMRI Twindate 12.12, Diskon 20% untuk Pembelian Tiket di Tanggal Cantik!
Dalam laporannya, Simon menjelaskan bahwa Pertamina bergerak cepat melakukan pemulihan layanan energi di lapangan.
“Untuk percepatan distribusi BBM dan LPG, kami selalu dalam koordinasi dan tentunya disupport Menteri ESDM yang luar biasa.
"Untuk SPBU sudah sebagian besar kita perbaiki.
"SPBU kita maksimalkan beroperasi 24 jam, supaya mengurai antrean yang beberapa waktu lalu cukup panjang,” ujar Simon.
Pertamina juga meningkatkan kapasitas layanan dengan penambahan petugas di SPBU dan dukungan personel keamanan.
“Dalam tiga sampai empat hari lalu, dapat support yang besar TNI dan Polri.
Baca Juga: 4 Tempat Kuliner Terbaru di Blok M di Tahun 2025, Semuanya Viral dan Selalu Penuh Pengunjung
"Dimana sebagian dari (personil) TNI dan Polri ikut membantu pengisian BBM bagi masyarakat,” jelasnya.
Simon menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah pendistribusian energi ke wilayah yang masih terisolasi dan sulit dijangkau.