"Housenote adalah bagian dari strategi jangka panjang dalam menjaga relevansi Indonesia di rantai nilai global high security,” ujar Saiful.
High Security Printing Asia sendiri merupakan forum industri paling bergengsi dalam teknologi dokumen sekuriti seperti uang kertas, e-paspor, kartu identitas, visa, dan dokumen bernilai lainnya.
Setiap tahun, konferensi ini dihadiri oleh 300 hingga 350 peserta yang terdiri dari bank sentral, otoritas percetakan uang, kementerian, dan pelaku industri keamanan dokumen dari seluruh dunia.
Forum ini juga menjadi tempat berkumpulnya para pengambil keputusan yang menentukan arah industri high security printing di regional Asia dan dunia.
Penghargaan ini mendorong PERURI untuk terus melahirkan karya terbaik yang mengharumkan nama Indonesia di tingkat global.
Sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyediakan solusi keamanan cetak dan digital, PERURI berkomitmen untuk terus mendukung transformasi keamanan dokumen nasional serta memperluas kontribusinya di industri internasional.***