Baca Juga: Bangga! Housenote 4.0 PERURI Bertema IKN Menjadi yang Terbaik di High Security Printing Asia 2025
Pada masa pemulihan pascabencana, Pertamina menempatkan pelayanan publik sebagai perhatian utama, khususnya terkait penyediaan dan distribusi energi.
Seluruh sumber daya dikerahkan agar BBM dan gas terus tersalurkan meski medan dan kondisi lapangan penuh tantangan.
Hingga 7 Desember 2025, Pertamina berhasil mengoperasikan 688 SPBU atau 98% fasilitas di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak bencana.
Baca Juga: Eksotisme Mini Green Canyon Bogor di Curug Cikuluwung: Trek Pendek, View Maksimal
Cakupan layanan ini terus dipertahankan agar masyarakat tetap mendapatkan akses energi yang memadai.
Tak hanya menjaga suplai energi, Pertamina Group juga bergerak cepat memberikan bantuan kebencanaan sejak 28 November 2025. Bantuan ini disalurkan secara bertahap ke berbagai wilayah yang membutuhkan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Pendistribusian energi dan bantuan kemanusiaan dilakukan lintas moda, melalui jalur darat, laut, dan udara. Hingga 7 Desember 2025, bantuan Pertamina Peduli telah menjangkau 77.794 jiwa yang terdampak bencana di berbagai titik.
Baca Juga: Konsisten Berprestasi, ATN PTPN IV Regional III Unggul di Kejuaraan Tenis Junior 2025
Perusahaan juga telah menyiapkan 161 posko dan 111 dapur umum untuk mendukung kebutuhan warga di lokasi-lokasi terdampak.
Bantuan energi turut disalurkan berupa 275 tabung Bright Gas, 25 KL BBM berbagai jenis seperti Dexlite, Pertamax, Biosolar, serta 19,8 KL Avtur.
Total bantuan yang telah direalisasikan mencapai Rp5,3 miliar untuk masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. ***