Penguatan ekosistem juga dilakukan melalui fungsi utama seperti transfer, pembayaran tagihan, pembelian kebutuhan harian, dan pengelolaan dana via tabungan serta deposito digital.
Baca Juga: Mandalika Festival of Speed 2025 Segera Hadir: Full Line-Up, Free Entry, dan PitWalk Gratis
Integrasi fitur gaya hidup melalui Sukha semakin memperkaya Livin’ sebagai platform serbaguna, mulai dari kebutuhan perjalanan, hiburan, hingga pembelian barang tertentu.
Tak hanya memperluas akses layanan, kontribusi digital terhadap pendapatan Bank Mandiri juga terus merangkak naik. Hingga September 2025, fee based income dari layanan digital mencapai Rp 5,48 triliun atau tumbuh 13,3 persen secara tahunan.
Hasil tersebut mengukuhkan posisi Bank Mandiri sebagai salah satu pemain utama di ekosistem digital ritel sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi berbasis transaksi digital.
Baca Juga: Kejar Promo Twindate 12.12 DAMRI, Banyak Rute AKAP Favorit Kena Diskon!
Harry menutup dengan menegaskan arah pengembangan Livin’ yang tetap berfokus pada peningkatan kemudahan dan manfaat bagi masyarakat.
“Komitmen kami mendorong akselerasi digital akan terus kami jalankan. Setiap fitur dikembangkan agar manfaat serta nilai tambah yang diterima nasabah semakin nyata,” tutupnya. ***