rilis-bumn

ASDP Perketat Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem demi Mengamankan Layanan Nataru 2026 Judul Baru:

Kamis, 11 Desember 2025 | 11:20 WIB
ASDP perketat kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem untuk menjamin keamanan layanan penyeberangan Nataru 2026, lengkap dengan koordinasi, fasilitas, dan pengaturan arus kendaraan. (Dok. ASDP)

“Kecepatan informasi dan ketepatan koordinasi menjadi kunci keselamatan di tengah cuaca yang dinamis. Karena itu, kami memastikan seluruh pihak bergerak dalam satu komando,” tambahnya.

Baca Juga: Produksi PHR Zona 4 Melaju Kencang, Naik Sepuluh Kali Berkat Development Drilling

Prioritas Utama

Selaras dengan langkah tersebut, Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menegaskan bahwa keselamatan merupakan prioritas yang harus dijaga oleh seluruh pihak di sektor transportasi.

“Kondisi cuaca tidak bisa kita hindari dan kendalikan. Oleh karena itu, kesiapsiagaan dengan mengutamakan keselamatan menjadi hal yang mutlak,” tegas Aan.

Selain aspek keselamatan, pemerintah juga memperkuat manajemen arus kendaraan.

Baca Juga: Telaga Biru Samares di Biak: Tempat Sederhana yang Menawarkan Keindahan Maksimal

Pengaturan pelabuhan berdasarkan golongan kendaraan diterapkan di sisi Jawa melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara, serta Krakatau Bandar Samudera, sementara di sisi Sumatra melalui Pelabuhan Bakauheni, Panjang, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu.

Penerapan delaying system turut diberlakukan untuk mengatur kedatangan kendaraan dan mencegah kepadatan.

Dari segi operasional, ASDP menyiapkan buffer zone di Rest Area KM 43, KM 68, hingga area Pelabuhan Indah Kiat sebagai ruang penampungan tambahan.

Baca Juga: Golo Mori Mantapkan Frontliner Berkompetensi Tinggi untuk Dongkrak Daya Saing Kawasan

Di lintasan Merak–Bakauheni, 28 kapal disiagakan untuk operasi normal dan jumlah ini ditingkatkan menjadi 33 kapal pada puncak arus melalui koordinasi dengan KSOP.

Peningkatan fasilitas juga dilakukan secara simultan. Pelabuhan Merak menyediakan tiga posko kesehatan, 31 gerbang tol, 217 CCTV, dan 131 toilet.

Sementara itu, Pelabuhan Bakauheni menambah dukungannya dengan dua posko kesehatan, 92 toilet, 167 CCTV, serta 27 loket dan vending machine.

Baca Juga: Jelang Nataru, PELNI Perkuat Armada dan Keselamatan untuk 639 Ribu Tiket

Halaman:

Tags

Terkini