rilis-bumn

Aroma Wangi Kopi Fidia, Wujud Komitmen PHR Berdayakan Disabilitas yang Inklusif dan Berdaya

Jumat, 12 Desember 2025 | 14:30 WIB
Fidia Nurain adalah salah satu peserta Program Pemberdayaan Komunitas Penyandang Disabilitas Pertamina (Pemko Pesmina) PHR. (Dok. PHR)

Kecintaannya terhadap kopi menjadi alasan utama ia mendalami dunia brewing melalui pelatihan tersebut.

Baca Juga: Arus Peti Kemas Melonjak, Pelindo Terminal Petikemas Optimistis Melampaui Target 2025

“Saya itu pecinta kopi, itu pula yang mendasari saya ingin belajar tentang kopi serta bagaimana proses pembuatan kopi dengan rasa berkualitas seperti di kafe-kafe,” tuturnya.

Baginya, mengikuti Pelatihan Barista adalah peluang emas.

Ia menyimak dengan serius berbagai materi penyeduhan berkualitas, mulai dari brewing, latte art, hingga cupping.

Baca Juga: Tren Wisata 2025: Kenapa Indonesia Masih Jadi Destinasi Favorit Warga Lokal?

Kini, ia mengaku telah sangat menguasai teknik menyeduh espresso.

“Tapi yang paling menantang ketika belajar latte art,” ucapnya.

Fidia juga menyampaikan apresiasinya terhadap PHR yang telah membuka ruang bagi kelompok disabilitas untuk meningkatkan keterampilan dan berkembang secara ekonomi.

Baca Juga: TASPEN Toreh Tiga Penghargaan di Anugerah PRMN 2025

“Dukungan PHR sangat luar biasa untuk memfasilitasi kegiatan teman-teman disabilitas,” ujarnya.

PHR Zona Rokan sendiri berkomitmen menghadirkan program inklusif—mulai dari pelatihan kewirausahaan, pelatihan content creator, hingga dukungan infrastruktur berupa PLTS—untuk mendukung kemandirian penyandang disabilitas.

Program ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem inklusif secara sosial dan ekonomi.

Baca Juga: Menghidupkan Kembali Kearifan Lelea melalui TAPAK LELEA

Iwan Ridwan Faizal, CID Manager Regional 1, menegaskan komitmen tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini