rilis-bumn

Dari Lapas ke Panggung Nasional, Karya Jurnalistik Ini Jadi Best of the Best AJP 2025

Minggu, 14 Desember 2025 | 06:00 WIB
Kisah pemenang Best of the Best Anugerah Jurnalistik Pertamina 2025 yang mengangkat harapan baru dari program pembinaan di Lapas Perempuan Jambi. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN – Cerita yang muncul dari ruang yang jarang tersorot justru memancarkan daya paling kuat pada Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2025 yang digelar Jumat, 12 Desember 2025.

Memasuki penyelenggaraan tahun ke-22, karya jurnalistik berjudul “Energi dari Balik Jeruji: Saat Lapas Menghadirkan Harapan Baru” terpilih sebagai Best of the Best dari total 2.685 karya yang dikirim jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia.

Karya tersebut ditulis oleh Febrinanda Primadana dari DAAI TV Medan dengan fokus pada program pembinaan Batik Kejora di Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi.

Baca Juga: Biar Nggak Salah Langkah, Ini Tips Pilih Destinasi Liburan Luar Negeri yang Tepat Saat Akhir Tahun

Program hasil kolaborasi dengan Pertamina EP Jambi Field yang telah berjalan selama lima tahun ini membuka akses keterampilan, penghasilan, sekaligus harapan baru bagi warga binaan perempuan.

Bahkan, hasil karya mereka yang dikenal sebagai Batik Corona telah memiliki sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), menjadi bukti bahwa kreativitas mampu berkembang meski dalam keterbatasan.

Dalam proses peliputan di dalam lapas, Febrinanda menyampaikan bahwa dirinya menemukan realitas yang jauh dari dugaan awal.

Baca Juga: Loker Terbaru PT MUM, Dibutuhkan Staf IT Quality Assurance di Jakarta Selatan

Dari balik jeruji, ia melihat adanya energi yang disalurkan Pertamina untuk menumbuhkan semangat dan kemandirian warga binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat.

"Tidak semua orang menyangka dan berpikir ternyata Pertamina menyasar saudara-saudara kita yang ada di Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi. Buat sebagian pihak, ini bukan hal yang populis."

"Tapi Pertamina berhasil memberdayakan mereka yang dampaknya sangat besar sekali dan ini sesuatu yang luar biasa buat saya. Semoga karya jurnalistik ini bisa menginspirasi banyak pihak," tuturnya.

Baca Juga: Layanan Diperpanjang, Pos Indonesia Gratiskan Pengiriman Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera hingga 15 Desember 2025

Febrinanda juga mengungkapkan perasaan emosional yang ia rasakan saat namanya diumumkan sebagai pemenang.

“Rasanya campur aduk. Bahagia karena karya ini diapresiasi, tapi juga sedih karena teman-teman jurnalis di Sumatra sedang menghadapi musibah,” kata Febrinanda yang mengikuti penganugerahan dengan penuh haru.

Halaman:

Tags

Terkini